in ,

Ayam Goreng Mbah Tumbu di Gunungkidul, Asli Kampung dan Dirintis Sejak 1963

Inilah Ayam Goreng Mbah Tumbu, Kuliner Legendrais di Gunungkidul

Ayam Goreng Mbah Tumbu
Ayam Goreng Mbah Tumbu

Gunungkidul selama ini terkenal degan wisata pantainya. Pada musim liburan, banyak wisatawan yang berdatangan untuk menjelajahi berbagai pantainya. Nah, lelah jalan-jalan di sekitaran Gunungkidul, kamu bisa mampir ke Ayam Goreng Mbah Tumbu yang legendaris. Apa istimewanya? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Baca juga : Kupat Tahu Mangunreja Tasikmalaya Sejak 1955, Olahan Tradisional Rasa Sensasional yang Bikin Ketagihan

Ayam Goreng Mbah Tumbu yang Legendaris

Ayam Goreng Mbah Tumbu, via Instagram/cahjo46
Ayam Goreng Mbah Tumbu, via Instagram/cahjo46

Ayam Goreng Mbah Tumbu ini telah ada sejak tahun 1963. Awalnya, Mbah Tumbu berjualan dari pasar ke pasar, saat ada acara pasar malam, atau hiburan rakyat. Mbah Tumbu berdagang dengan cara dipikul.

Pernah berpindah beberapa kali, awalnya di depan toko pedagang keturunan China, di bawah pohon besar, sampai akhirnya tahun 2007 pindah ke rumahnya. Kini sudah memiliki lokasi tetap. Meskipun tidak mewah, namun tempat makan legendaris di Jogja ini selalu ramai dikunjungi.

Konsisten Gunakan Ayam Kampung

Seporsi kenikmatan yang sulit ditampik, via Instagram/riyadhani
Seporsi kenikmatan yang sulit ditampik, via Instagram/riyadhani

Daging yang digunakan di sini adalah ayam kampung. Pengolahannya tepat, sehingga teksturnya empuk dan rasa bumbunya masuk sampai ke dalam daging. Sajian yang ditawarkan di sini adalah menu khas warga desa di sekitaran Wonosari saat musim tanam dan musim panen di sawah.

Suguhkan menu khas kampung, via Instagram/cahjo46
Suguhkan menu khas kampung, via Instagram/cahjo46

Satu porsinya berisi ayam kampung bacem goreng dipadu dengan lodeh tahu cabai hijau. Satu lagi yang membuat rasanya mantap dan bikin ketagihan, yakni sambalnya. Sambalnya merupakan perpaduan cabai rawit hijau dan sedikit cabai merah, ditambah dengan bawang putih. Cita rasa kuliner ndeso yang bikin ketagihan.

Citarasa mantap, via Instagram/sukmawijaya1982
Citarasa mantap, via Instagram/sukmawijaya1982

Pengolahan berbagai makanan di sini masih sangat tradisional, yaitu menggunakan arang sebagai bahan bakarnya. Rasanya makin nikmat saja. Oh iya, pemasakan sayur lodeh cabes hijau di sini memanfaatkan alat dengan bahan dari tanah liat. Bisa membayangkan bagaimana kenikmatannya, bukan?

Satu Wilayah dengan Gua Kalisuci

Kuliner asli Gunungkidul, via Instagram/mbakyu.ngicipi
Kuliner asli Gunungkidul, via Instagram/mbakyu.ngicipi

Ayam Goreng Mbah Tumbu berada di Ngebrak Barat, Semanu, Semanu, Gunungkidul. Lokasinya tidak jauh dari Gua Kalisuci. Selain ayam goreng, di sini juga menawarkan menu lainnya, seperti ayam opor dan tempe bacem. Menu-menu khas Gunungkidul yang pantas untuk dicicipi kenikmatannya.

Usung Tagline “Pas Dirasa Ringan di Harga”

Menu opornya, via Instagram/cahjo46
Menu opornya, via Instagram/cahjo46

Tempat makan Gunungkidul ini memang benar-benar rekomended. Suguhan yang ditawarkan begitu enak, tapi harganya pas di kantong. Tak heran mereka menjadikan “Pas Dirasa Ringan Diharga” sebagai slogannya. Harganya kisaran Rp20.000-an, sudah mendapatkan menu lengkap, yaitu ayam, sayur lodeh, dan nasi.

Gunungkidul memiliki banyak destinasi wisata yang pantas untuk diadu dengan daerah lainnya. Maka dari itulah Teman Traveler, jangan lupa untuk mampir ke Ayam Goreng Mbah Tumbu ini, ya. Next

ramadan
Waterparks in Lombok

The Most Refreshing Waterparks in Lombok

Pemandangan di Pulau Molana

Eksotisnya Pulau Molana di Maluku, Syahdu Bagai Milik Pribadi