in , ,

Bakmi Lung Kee, Kuliner Maknyus di Pusat Jakarta

Menyantap Bakmi Lung Kee yang Super Lezat

Bakmi Lung Kee (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Daerah Gajah Mada di Pusat Jakarta terkenal dengan banyaknya kuliner street food yang rata-rata berjualan saat malam hari. Mulai dari makanan ringan sampai makanan berat banyak berjajar di sepanjang jalan. Bakmi Lung Kee adalah salah satu kuliner yang kami coba di daerah ini.

Baca juga : Festival Pesona Selat Lembeh Kota Bitung, Menyelam Dengan Biota Laut Unik

img_20190913_181724_2_uzM.jpg
Bakmi Lung Kee (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Singgah di Bakmi Lung Kee Gajah Mada

img_20190913_185816_apB.jpg
Meja-meja yang Sudah dipadati Pengunjung (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Bakmi Lung Kee Gajah Mada terletak di Jalan Hayam Wuruk No. 68, Jakarta Barat. Jika kalian datang dari arah Jakarta Kota, maka tempat ini berada di pinggir kiri jalan setelah Gandy Steak House. Untuk mencapai tempat ini, kalian dapat menggunakan moda transportasi Transjakarta, turun di halte Sawah Besar dan berjalan kaki sekitar 500 meter.

Cabang Lain Bakmi Lung Kee

img_20190913_185819_1_frP.jpg
Meja-meja di sisi lain yang Sudah Mulai Penuh (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Selain di Hayam Wuruk, Bakmi Lung Kee juga memiliki cabang yaitu di Jalan Tanjung Duren Raya No. 7. Jam operasional cabang Hayam Wuruk
yang kami datangi adalah sekitar pukul 18.15. Sebelumnya, saat kami datang sekitar pukul 17.50, pegawai Bakmi Lung Kee masih melakukan persiapan, membereskan meja-meja, dan kursi. Kami diminta menunggu sekitar 30 menit lagi.

Kemudian kami berkeliling sejenak sambil menunggu Bakmi Lung Kee benar-benar dibuka. Tidak sampai 30 menit berkeliling, ternyata sudah ada beberapa orang yang duduk dan memesan makanan. Kami pun bergegas mencari tempat dan bersiap order beberapa menu.

Menu Utama Bakmi Babi

bakmi Lung Kee
Bakmi Babi (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Sesuai namanya, Lung Kee menyediakan bakmi dengan topping utama ayam atau babi sebagai menu utama. Tersedia pula bihun dan kwetiau sebagai pengganti bakmi. Dapat pula dilengkapi dengan bakso sapi atau bakso ikan.

Jika tidak ingin memesan bakmi, Teman Traveler dapat memesan nasi tim. Pada kesempatan kali ini, saya pesan bakmi babi yang tekstur bakminya kenyal dan rasa babi yang gurih. Namun, pendapat pribadi saya, seharusnya bakmi dapat dibumbui lebih banyak lagi.

Setidaknya keberadaan kecap asin di atas meja mampu membantu meningkatkan rasa bakmi. Kuah kaldunya terasa nikmat dan menjadi pelengkap yang baik untuk bakmi ini. Makanan pun disajikan tidak begitu lama, kurang lebih 10-15 menit setelah kami memesan makanan. Jika kalian kurang menyukai bakmi, tersedia pula nasi tim di tempat ini.

Beragam Menu Lain Patut Dijajal

img_20190913_182121_NBP.jpg
Pangsit Goreng (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Selain bakmi, terdapat beberapa makanan pendamping yang juga tidak boleh dilewatkan. Pertama, saya memesan siomay dan bakso goreng. Selain itu, di atas meja juga disediakan pangsit goreng yang berukuran cukup besar dan membuat saya tergoda untuk mencobanya.

bakmi Lung Kee
Siomay Babi (kiri) dan Bakso Goreng (kanan) (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Saya sangat merekomendasikan pangsit goreng yang besar dan memiliki isian padat di tengahnya. Bagian isinya mempunyai rasa udang yang kuat dan gurih. Untuk siomay, rasa babinya terasa, gurih, kenyal, dan cocok dicocol dengan sambal yang tersedia di atas meja. Sedangkan untuk bakso gorengnya terasa hambar seperti terlalu banyak tepung dibanding campuran lainnya. 

bakmi Lung Kee
Swekiaw (kiri) dan Sate Babi (kanan) (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Setelah itu saya tertarik ketika melihat meja lain memesan suekiaw dan sate babi, sehingga diputuskan juga untuk mencobanya. Suekiaw ini berbentuk seperti pangsit dengan isian dan disajikan bersama kuah yang gurih. Setelah dicoba, isian suekiaw sangat gurih dan cocok dengan kuahnya.

Terakhir, sate babi yang baru datang pun cukup memuaskan lidah saya. Rasanya agak berbeda dari makanan lain yang cenderung gurih. Sate babi klasik dengan dominasi rasa manis ketika digigit. Untuk minuman, Teman Traveler dapat mencoba Liang Teh khas Medan yang berjualan di sebelah Bakmi Lung Kee.

img_0836_mRH.jpg
Liang Teh (c) Cynthia Aprilia/Travelingyuk

Harga Bersahabat

Satu porsi bakmi babi/ayam dibanderol seharga Rp25.000an, relatif murah untuk makanan yang mengandung babi di daerah Jakarta. Untuk menu pendamping seperti siomay, bakso goreng, pangsit goreng, dan sate babi dapat dipesan per satuan. Sedangkan suekiaw hanya dapat dipesan dalam bentuk satu porsi yang berisi 5.

Siomay dan bakso goreng dihargai Rp9.000an per buah, sate babi Rp10.000an per tusuk, dan pangsit goreng Rp7.000an per buah. Untuk suekiaw, seporsinya dihargai Rp35.000an per porsi.

Bagi para pecinta bakmi, terutama non-halal, tempat ini wajib untuk dikunjungi dan dicoba. Jika tidak ingin terlalu ramai, datanglah saat Bakmi Lung Kee ini baru buka sekitar pukul 18.15.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah lokasi Bakmi Lung Kee yang terletak di pinggir jalan. Ada potensi kesulitan mendapatkan tempat parkir jika datang menggunakan mobil pribadi. Sepeda motor atau transportasi umum lainnya akan lebih memudahkan kalian mencapai tempat ini. Bila berwisata di Jakarta, sempatkan kulineran di sini, ya. Next

ramadan

Seharian Jelajahi Bolgar, Situs Peradaban Muslim Kuno di Rusia

Rayakan Hari Ayah, 4 Aktivitas Liburan Ini Bisa Kamu Lakukan Bersama Papa Tercinta