in , ,

Lezatnya Bakso Mahkota, Primadona Bantul dengan Aneka Isian Menggiurkan

Dari Isi Abon Hingga Rendang, Lezatnya Bakso Mahkota di Bantul jadi Primadona

Bakso Mahkota
Bakso Mahkota

Siapa yang tidak tergugah ketika mendengar kata ‘bakso’. Ya, makanan yang satu ini memang sudah menjadi favorit oleh semua kalangan. Tempat makan yang menyediakan menu ini juga sudah menjamur di berbagai daerah dan sangat mudah untuk dijumpai. Di Yogyakarta pun ada sebuah warung bakso yang fenomenal dan berada tak jauh dari Pantai Parangtritis yaitu Bakso Mahkota. Apa sih yang membuat bakso ini populer? Berikut ulasan dari Kontributor Travelingyuk, Annissa Saputri.

Baca juga : Kuliner Populer di Sekitar Wisata Tawangmangu, Yuk Isi Perut Setelah Puas Jalan-jalan

Warung Sederhana Rasa Istimewa

Warung Bakso Mahkota oleh Annissa Saputri
Warung Bakso Mahkota (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Jika kita berlibur ke Pantai Parangtritis, mampir di warung bakso ini adalah pilihan yang tepat. Bakso Mahkota untuk karena menyediakan menu spesialis bakar dan goreng. Tempat makan ini terbilang kecil dan sederhana, namun warna pinknya membuat eye catching. Soal kepopulerannya, tak perlu diragukan lagi. Baru beberapa menit buka, sudah diserbu oleh para pelanggannya. Bahkan tak sedikit yang datang dari jauh demi bisa mencicipi bakso ala Bakso Mahkota Parangtritis tersebut.

Pilihan bakso yang lengkap oleh Annissa Saputri
Pilihan bakso yang lengkap (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Bakso Mahkota berlokasi di kawasan relokasi kios Pantai Parangtritis. Sebelumnya, sang pemilik mengaku pernah menjajakan bakso dagangannya berkeliling Parangtritis. Waktu itu, yang dijual hanya bakso biasa, hingga akhirnya dia berani mengkreasikan dengan bermacam-macam isian. Hasilnya, Bakso Mahkota yang dibangunnya dari nol bisa bertahan sejak delapan tahun lalu hingga kini dengan pelanggan yang kian bertambah.

Bakso Spesialis Bakar dan Goreng

Bakso bakar oleh Annissa Saputri
Bakso bakar (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Warung makan ini tidak memiliki jam buka tetap, terkadang jam 08.00 atau 09.00 WIB. Dengan demikian banyak pembeli yang sudah stand by dan langsung menyerbu bakso meskipun baru beberapa menit buka. Ada dua jenis bakso yang ditawarkan yaitu bakar dan goreng. Di antara keduanya, bakar memang yang selalu menjadi favorit para pembeli. Bahkan tak sedikit dari mereka yang memesan 20 hingga 30 tusuk per orangnya.

Bakso goren telur puyuh oleh Annissa Saputri
Bakso goreng telur puyuh (c) Annissa Saputri/Travelingyuk

Untuk bakso bakar, ada pilihan rasa bumbu. Sementara untuk bakso goreng tidak disediakan pilihan rasa karena tinggal digoreng begitu saja. Hanya saja menu bakso goreng disediakan bersama dengan sambal. Meski proses memasaknya tak lama, Teman Traveler harus bersabar karena harus rela antre menunggu giliran.

Varian Bakso yang Bikin Ngiler

Aneka bakso yang menggiurkan oleh Annissa Saputri
Aneka bakso yang menggiurkan (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Bakso di warung ini tertata rapi di etalase kaca sesuai dengan isiannya. Tercatat ada 11 macam varian, yaitu bakso dengan isi keju lumer, sosis, abon, telur puyuh, daging sapi, rendang, cabe rawit, keju mozarella, bakso sewu, bakso urat, serta bakso jumbo. Pilihan bakso tersebut dibanderol dengan harga mulai dari Rp1.000 hingga Rp4.000 per tusuknya. Setiap tusuknya bebeda-beda untuk jumlah baksonya, ada yang empat, tiga, dan dua biji bakso.

Bakso rendang oleh Annissa Saputri
Bakso rendang (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Beberapa mungkin sudah sering kita temui seperti isi telur puyuh dan cabe rawit. Namun ada inovasi yang menarik di sini, yaitu isi abon dan rendang. Secara fisik memang tidak ada beda dengan lainnya, tapi ketika sudah masuk ke dalam mulut, sensasi unik dari cita rasa rendang dan abon benar-benar memanjakan lidah. Bumbu rempah rendang dalam cincangan dagingnya menyatu dengan lembutnya bakso. Sementara untuk abon memiliki rasa cenderung manis dan gurih. Bagaimana, unik dan menarik ya?

Bakso keju oleh Annissa Saputri
Bakso keju (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Teman Traveler yang ingin memadukan rasa ala western, bakso isi keju lumer dan mozarella juga bisa dipesan. Bakso tersebut memberikan sensasi rasa yang asin dan gurih. Jika ingin lebih tertantang, isi cabe rawit patut dicoba karena pedasnya nendang. Jika ingin mencoba bakso tanpa isi, bakso urat dan bakso jumbo bisa jadi pilihan. Soal rasa, sudah pasti lezat dan dijamin membuat lidah kita tak berhenti bergoyang.

Bakso cabe rawit oleh Annissa Saputri
Bakso cabe rawit (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Rasa Pedas yang Bikin ‘Mampus’

Pilihan pedas yang bervariasi oleh Annissa Saputri
Pilihan pedas yang bervariasi (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Selain isi baksonya yang beraneka ragam, rasa bumbu yang digunakan untuk olesan bakarannya pun juga banyak pilihan. Ada empat macam rasa pedas sesuai dengan tingkat kepedasannya, dari pedas manis, pedas cabe-cabean, pedas garuk, hingga level tertinggi pedas mampus. Rasa pedas mampus merupakan rasa yang menjadi paling difavoritkan. Karena bakarannya pas dan bumbunya yang meresap ke dalam. Terbayang kan pedasnya level tertinggi akan membuat mampus seperti apa?

Bakso sosis rasa manis oleh Annissa Saputri
Bakso sosis rasa manis (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Tak hanya pedas, ada juga rasa bumbu original atau manis. Tenang, pilihan ini tetap dibakar. Sedangkan rasa manis merupakan rasa yang bisa jadi penyelamat buat Teman Traveler yang tidak suka pedas.

Bakso Bakar Sewu Laris Manis

Bakso sewu rasa pedas mampus jadi favorit oleh Annissa Saputri
Bakso sewu rasa pedas mampus jadi favorit (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Berikutnya adalah bakso sewu yang memiliki ukuran kecil di mana per tusuknya terdiri dari empat biji. Menu ini paling banyak diserbu para pembeli. Begitu disajikan dalam etalase, bakso yang dibanderol dengan harga Rp1.000 per tusuknya ini langsung ludes diserbu. Luar biasa ya?

Harga terjangkau, rasa nendang oleh Annissa Saputri
Harga terjangkau, rasa nendang (c)Annissa Saputri/Travelingyuk

Selain menawarkan harga yang terjangkau, menu di warung ini juga memiliki tekstur empuk dan daging sapi yang terasa. Bumbu yang digunakan pun pas, baik rasa pedas maupun manisnya. Meski murah tapi rasanya tidak mengecewakan.

Kalau sedang berlibur di Pantai Parangtritis, Bakso Mahkota jangan sampai terlewat ya. Rasakan sensasi bakso isi yang fenomenal ini bersama teman atau keluarga. Selamat berlibur dan berburu kuliner. Next

ramadan

Written by Annissa NCSaputri

Penulis adalah kontributor lepas di travelingyuk.com

Kali Opak Tujuh Bulan

Eksotisnya Kali Opak Tujuh Bulan, Desa Wisata Baru di Kabupaten Sleman

Llyod's Inn di Bali

Llyod’s Inn Bali, Bagai Oasis Tersembunyi di Tengah Kesibukan Seminyak