in , ,

Clean Meat Sebuah Inovasi Daging Hasil Laboratorium

Inovasi di masa depan daging hasil laboratorium

fi clean meat

Di masa depan akan banyak ditemui penemuan-penemuan serta inovasi dalam berbagai hal. Segala sesuatu yang kita bayangkan tidak mungkin bisa saja terwujud. Seperti clean meat sebuah inovasi daging hasil laboratorium, diklaim tanpa menyembelih hewan. Penasaran? Yuk ikuti penjelasan berikut.

Baca juga : Kuil Ini Menyimpan Rambut Buddha, Ada di Mana Saja?

Tanpa Menyembelih Hewan

laboratorium
Ilustrasi via pexels Edward Jenner

Clean meat sebuah trobosan baru dalam industri makanan global, daging didapat tanpa proses penyembelihan hewan terlebih dahulu. Diproduksi para ilmuwan di laboratorium dan pertama kalinya dijual.

Daging ini diolah dalam bentuk chicken bites yang diproduksi perusahaan startup Eat Just di Amerika Serikat. Inovasi ini dibuat karena tingginya angka permintaan daging alternatif untuk dikonsumsi. Serta banyaknya pilihan makanan nabati di toko dan supermarket.

Proses Pembuatan

daging segar
Ilustrasi via pexels Lukas

Daging ini dibuat dari sel otot hewan yang ditanam dalam bioreaktor berkapasitas 1.200 liter, kemudian dikombinasi dengan bahan nabati lainnya. Untuk memulai proses pembuatan, pertama sel dapat diambil dari biopsi (pengambilan sebagian kecil jaringan dari tubuh) hewan hidup.

Jadi tidak ada penyembelihan hewan pada proses pembuatan daging ini. Media pertumbuhan lain juga digunakan yaitu Serum janin sapi yang diekstrak dari darah.

Nantinya akan dibuang sebelum dikonsumsi, saat ini sementara menggunakan serum nabati. Untuk segi rasa menurut perwakilan Eat Just Josh Tetrick, daging ini mirip seperti daging biasa.

Bertujuan Agar Tidak Banyak Membunuh Hewan Potong

pemotongan daging
Ilustrasi via pexels Tato Villanova

Clean Meat diharapkan menjadi tonggak penting dalam industri makanan dunia. Dengan tidak lagi membunuh hewan ternak maupun merobohkan satu pohon saat akan mengkonsumsi daging di masa depan.

Perusahaan Eat Just masih mengalami kendala dalam proses memperluas produksi daging ke negara lain. Karena masih berusaha memperoleh persetujuan peraturan. Selain itu faktor harga jual yang mahal yaitu 50 USD atau sekitar Rp 700.000 masih menjadi pertimbangan.

Dampak Jika Diproduksi di Indonesia

hewan ternak sapi
Ilustrasi via pexels Gabriela Cheloni

Jika clean meat dapat diproduksi secara massal dan sampai di Indonesia, mungkin juga sangat dibutuhkan. Mengingat permintaan daging pertahunnya mencapai ratusan ribu ton. Tetapi dengan masuknya clean meat akan merugikan pengusaha daging potong di daerah-daerah. Hal ini juga bisa menghilangkan lapangan pekerjaan bagi pekerjanya. Halal tidaknya daging ini juga akan menjadi pertanyaan.

Demikian penjelasan clean meat daging buatan laboratorium, Teman Traveler penasaran tidak dengan rasanya? Next

ramadan
fi trans snow world

Libur Akhir Pekan Bermain Salju di Trans Snow World Bintaro

fi nodeul island

Nodeul Island Sandbox-nya Start-Up, Pulau Buatan Hits di Korea Selatan