in , ,

Coban Jodo, Pesona Alam Tersembunyi di Sudut Malang

Menjelajah Jalur Alam demi Saksikan Cantiknya Coban Jodo

Coban Jodo
Coban Jodo (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Hampir tiap sudut Malang menyimpan pesona alam unik. Beberapa di antaranya bahkan masih jarang dijamah karena sedikit tersembunyi. Salah satunya adalah Coban Jodo, yang hanya bisa dicapai dengan menyusuri hutan dan menyusuri anak sungai.

Baca juga : Nggak Usah ke Luar Negeri, Deretan Hotel Bergaya Eropa Klasik di Jakarta Ini Harus Kamu Coba

Masuk Wilayah Jabung

Coban Jodo terlihat dari jalur trekking (source by arifharianto)
Coban Jodo terlihat dari jalur trekking (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Coban Jodo hanyalah satu dari tiga air terjun yang bakal Teman Traveler temukan selama perjalanan menuju sini. Dari segi lokasi, destinasi tersembunyi ini masuk wilayah Dusun Bendolawang Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Dibanding air terjun lain di Malang, Coban Jodo terbilang cukup unik. Aliran airnya lumayan tinggi dan aksesnya tidak bisa dibilang mudah. Hal tersebut membuat lingkungan sekitarnya tampak sangat asri.

Mungkin ada beberapa Teman Traveler yang bingung dan pernah melihat foto coban ini dengan nama berbeda. Ya, selain Jodo, beberapa orang juga kerap menyebut tempat ini sebagai Coban Cinde. Namun apalah arti sebuah nama Teman Traveler, yang penting kalian sekarang sudah tidak bingung lagi ya.

Rute menuju Coban

belokan kiri setelah lewat jalan besar malang-tumpang (source by arifharianto)
Belokan kiri setelah jalan besar Malang-Tumpang (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Medan menuju Coban Jodo relatif mulus, hanya ada sedikit jalan bebatuan setelah Dusun Bendolawang. Buat Teman Traveler yang berangkat dari Malang, silahkan ambil jalur menuju Tumpang. Begitu sampai di sekitar jabung, langsung ambil lajur kiri menuju ke Desa Ngadirejo.

Teman Traveler bisa melewati jalur sama menuju Coban Jidor. Namun bedanya kalian masih harus masuk lebih jauh lagi ke Desa Bendolawang. Agar lebih mudah, kalian bisa gunakan panduan navigasi dari Google Maps.

Trekking Melalui Jalur Alam

Jalur trekking coban jodo (source by arifharianto)
Jalur trekking (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Begitu sampai di tempat parkir, Teman Traveler masih harus berjalan menyusuri lebatnya hutan dan melewati aliran sungai sebelum bisa sampai tujuan utama. Jalurnya membentang kurang lebih 2-3 km. Namun jangan khawatir, selama perjalanan kalian bakal dimanja pemandangan apik hutan lebat dengan panorama alami yang menyegarkan mata dan pikiran.

Coban Kricik

Coban Kricik di jalur trekking coban jodo (source by arifharianto)
Coban Kricik (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Sebelum sampai tujuan utama, Teman Traveler akan melewati Coban Kricik. Dinamakan demikian karena aliran air di sini tidak terlalu deras, hanya menimbulkan suara gemericik di sekitar bebatuan. Sayangnya, tidak ada area kering yang cukup luas di sini, sebab lokasinya berada di sisi kiri aliran sungai.

Coban Suko

Coban suko di jalur trekking coban jodo (source by arifharianto)
Coban Suko (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Tempat ini jadi salah satu spot foto favorit pengunjung, sekaligus tempat bersantai sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Aliran air di sini tidak terlalu tinggi, namun lumayan deras. Teman Traveler bisa beristirahat dulu sebelum melanjutkan petualangan menuju Coban Jodo.

Coban Arema

Coban arema yang ada di jalur trekking coban jodo (source by arifharianto)
Coban Arema (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Sama seperti Coban Kericik, air terjun ini berada sisi kiri jalur trekking. Dinamakan demikian karena bentuknya mirip kepala singa. Bagaimana menurut Teman Traveler, setuju dengan julukan tersebut?

Sampai di Tujuan Utama

Coban Jodo yang terlihat dari jalur trekking coban jodo (source by arifharianto)
Coban tampak dari kejauhan (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Di ujung jalur trekking Teman Traveler akan air terjun menjulang tinggi, melebihi tiga air terjun sebelumnya. Itulah Coban Jodo. Diberi nama demikian lantaran konon dulunya ada sepasang kekasih menghilang di sekitar sini.

Coban Jodo dengan aliran yang besar (source by arifharianto)
Arusnya cukup deras (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Coban ini memiliki dua aliran air, yang pertama tidak begitu deras namun ketinggiannya lumayan. Sementara aliran kedua ada di ujung jalur trekking, dengan arus yang lebih besar dan deras.

Di sini Teman Traveler bersantai dan menikmati pemandangan hijau nan indah dari alam sekitar. Jangan lewatkan juga kesempatan untuk merasakan kesegaran air di sini dengan menaiki bukit di seberang jalur trekking.

Menikmati sajian alam nan hijau di coban jodo (source by arifharianto)
Menikmati sajian alam nan hijau (c) Arif Harianto/Travelingyuk

Bagaimana, tertarik mampir Coban Jodo? Destinasi ini cocok buat Teman Traveler yang menyukai jalur ekstrem dan menantang. Namun sebaiknya jangan mampir saat musim hujan karena jalurnya bisa sangat berbahaya. Next

ramadan
Pantai Liman di Nusa Tenggara Timur

Pantai Liman, Eksotisme Memikat di Balik Bukit

Berburu Kuliner Tradisional Di Pasar Sor pring Kediri