in , ,

Equator Coffee and Gallery, Rasakan Sensasi Ngopi di Tempat Artsy

Konsepnya bikin kalian betah

Berkunjung ke Bandung, Teman Traveler wajib mengunjungi kafe yang antimainstream. Berlokasi di Jl. Sulanjana No. 32, Tamansari, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung, kalian akan merasakan nongkrong di tempat artsy. Namanya adalah Equator Coffee and Gallery. Untuk lebih lengkapnya, simak uraian berikut ini, ya.

Baca juga : Mie Get, Warung Indomie di Cirebon yang Seharinya Habiskan 400 Bungkus Lebih

Kafe dengan Konsep Serba Kayu

Equator Coffee and Gallery
Kafe bagian depan (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Sang pemilik bernama Fawaz Salim memang mengerti sekali dengan dunia perkayuan. Oleh karenanya, konsep kafe terlihat sangat menarik yang sudah bisa Teman Traveler lihat ketika masuk ke dalam Equator Coffee and Gallery.

Menurutnya, semua kayu yang ada di sini didapatkan langsung dari petani dan ada banyak jenisnya. Seperti Kayu Jati, Sonokeling, Sungkai dan masih banyak lagi. Kayu-kayu ini dipilih karena motif dan serat yang indah, serta teksturnya sangat kuat.

Ada Mobil dan Motor Berbahan Kayu

Mobil dan motor yang terbuat dari kayu (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Hal menarik yang ada di kafe ini adalah semua pajangan terbuat dari kayu. Uniknya, hampir seluruh pajangan tersebut bisa dibeli oleh umum. Tapi, ada benda unik lain yang dapat kalian temukan di sana. Adalah Jeep, Vespa dan motor yang terbuat dari kayu dan semuanya bisa dioperasikan.

Equator Coffee and Gallery
Detail dari mobil (c) Lutfi Dananjaya/Travelingyuk

Menu yang Sangat Memanjakan Lidah

EQ Coffee via instagram/equatorcoffeeandgallery 

Pengunjung yang datang ke tempat ini tidak saja mendapatkan kepuasaan visual dalam menikmati setiap jengkal karya. Namun juga dapat menikmati sajian kopi dan menu makanan. Menu signature di sini untuk kopi adalah EQ Coffee yang dibanderol dengan harga Rp32 ribu.

Quesadilla Canai via instagram/equatorcoffeeandgallery 

Menu lainnya yang recommended untuk dicoba adalah Quesadilla Canai. Menu satu ini yang berasal dari perpaduan dari Meksiko dan India ini dibanderol dengan harga Rp45,5 ribu.

Kafe ini memang memiliki keunikan pada konsepnya. Tak hanya interiornya yang serba kayu, tapi pajangannya pun juga ikut dipikirkan dengan matang. Jadi, kapan Teman Traveler ingin mampir ke kafe artsy satu ini? Next

ramadan
Pantai Kelingking Nusa Penida

Wisata Ikonik Nusa Penida, Auto Menyesal Kalau Gak Mampir

Taman Miniatur Kereta Api, Melihat Transportasi Bandung Dalam Bentuk Mini