in , ,

Hutan Kota Pakal, Menepi Sejenak dari Penatnya Surabaya

Tawarkan Ketenangan di Tengah Sibuknya Metropolitan

Suasana di Hutan Pakal
Suasana di Hutan Pakal (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Hidup di kota metropolitan seperti Surabaya bisa menyebabkan pikiran cepat stress. Oleh karena itu, tak ada salahnya liburan sejenak dan menepikan diri dari tumpukan pekerjaan. Teman Traveler bisa coba mampir ke Hutan Kota Pakal yang ada di sisi barat Kota Pahlawan. Yuk, simak ulasannya bersama.

Baca juga : Spot Instagenic di Nusa Dua Bali, Ada yang Mirip Setting Film Pirates of the Caribbean

Menjauh dari Pusat Kota

img_20190817_212315_Ff7.jpg
Suasana hutan kota (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Hutan Kota Pakal sejatinya memiliki nama resmi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hutan Kota Sidorejo. Lokasinya masuk wilayah Kel. Pakal, Kec. Pakal. Surabaya. Lokasinya berada tak jauh dari Gelora Bung Tomo (GBT), masuk kawasan perbatasan Surabaya-Gresik.    

Dengan jarak kurang lebih 20 km dari pusat kota, hutan kota ini menawarkan atmosfer luar biasa tenang. Sangat cocok buat Teman Traveler yang ingin menepi sejenak dari hiruk pikuk dan kehidupan tempo tinggi di Kota Pahlawan.

Paru-paru Surabaya

Keberadaan hutan kota ini berawal dari tanah kas desa yang dikembangkan Pemkot Surabaya bersama beberapa dinas terkait. Kini Hutan Kota Pakal tak sekedar menjadi ruang terbuka hijau di Kota Pahlawan, namun juga paru-paru kota dan salah satu destinasi wisata bernuansa alam.  

Berdiri di atas lahan seluas enam hektar di ujung Barat Surabaya, RTH ini memiliki peran vital sebagai penghasil oksigen bagi jutaan warga Surabaya. Di sinilah udara bersih dihasilkan, bebas dari polusi dan gangguan lain.

Cocok untuk Hilangkan Penat

lrm_export_22870283934188_20190817_124627618_eT1.jpeg
Deretan cemara udang (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Teman Traveler mungkin harus sedikit bersusah payah untuk menuju sini karena jaraknya lumayan jauh dari pusat kota. Namun semua perjuangan kalian bakal terbayar lunas dengan sejuknya udara yang menyambut. Deretan pohon cemara asri dan semilir angin bakal makin menambah asyik jalan-jalan kalian di sini. 

Tak kalah menarik, samar-samar Teman Traveler juga bakal mendengar suara burung berkicau yang seolah bikin pikiran makin tenang. Maka dari itu, sayang sekali rasanya jika kalian hanya sebentar mampir ke sini.

Spot Foto Menarik

lrm_export_22249996127810_20190817_123607330_6KB.jpeg
Spot foto menarik (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Deretan rimbun cemara udang di sudut hutan kota bisa Teman Traveler manfaatkan sebagai spot foto keren. Pesona cantiknya sudah lumayan jarang ditemukan di daerah perkotaan. Jadi jangan lupa untuk mengabadikan semua momen ketika mampir ke sini ya.

lrm_export_22753670167931_20190817_124431004_BSp.jpeg
Pemandangan cantik tepi danau (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Tak hanya itu, danau buatan di sini juga tak kalah menarik untuk dipotret. Di beberapa sisinya Teman Traveler akan menemukan deretan gazebo yang bisa kalian manfaatkan untuk bersantai maupun bercengkerama bersama.

Uniknya lagi, jika dilihat dari atas danau ini bakal tampak seperti kupu-kupu. Inilah yang membuat banyak orang juga kerap menyebutnya sebagai Danau Kupu-Kupu. 

Fasilitas Memadai

img_20190814_165151_URQ.jpg
Papan petunjuk menuju mushola (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Pengelola hutan kota sudah menyediakan banyak fasilitas untuk memanjakan pengunjung. Mulai dari toilet, mushola, hingga area khusus pedagang makanan. Kebetulan saat saya berkunjung ke sini tidak ada satupun pedagang terlihat. Kemungkinan besar karena saya datang terlalu sore. 

img_20190814_164904_QwK.jpg
Tempat PKL berjualan (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Jika Teman Traveler berkunjung akhir pekan, kalian bakal menjumpai sejumlah warga sekitar yang menjual merchandise Hutan Kota Pakal. Kebanyakan berupa kaus berisi pesan dan himbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Selain suguhkan udara segar dan suasana teduh, kawasan ini juga memiliki peternakan kecil dan kolam pancing sederhana. Jika Teman Traveler punya hobi memancing, tak ada salahnya datang untuk menguji kemampuan di sini.

Tiket Masuk

img_20190814_170153_uO7.jpg
Berada dekat perlintasan kereta api (c) Rie Agustina/Travelingyuk

Hingga tulisan ini dibuat, pengelola tidak memungut biaya masuk sama sekali untuk pengunjung Hutan Kota Pakal. Teman Traveler hanya akan diminta membayar biaya parkir sebesar Rp3.000. Cukup siapkan modal segitu, kalian sudah bisa menikmati keindahan sekitar sepuasnya. Ekonomis untuk kantong. 

Sedikit tips buat Teman Traveler yang hendak mampir ke sini. Pintu masuk hutan kota bakal melewati sebuah perlintasan kereta tanpa palang. Dengan kata lain, kalian harus ekstra hati-hati. Apalagi jalurnya banyak dilalui kereta komuter.

Itulah sedikit ulasan mengenai Hutan Kota Pakal, sebuah tempat asyik untuk menyepi di Surabaya. Buat Teman Traveler yang sedang liburan di Kota Pahlawan, bisa coba mampir ke sini bersama keluarga maupun sahabat ya. Next

ramadan
Jelajahi Jepang Lebih Murah dan Mudah dengan JR Pass

Jelajahi Jepang Lebih Murah dan Mudah dengan JR Pass

Pantai Bentar, Tempat Melepas Lelah di Ujung Probolinggo