in , ,

Menilik Kampung Tahu di Kediri, Tur Sekaligus Borong ‘Si Takwa’

Menjajal Tahu di Kampung Tahu Kediri

Kampung Tahu Kediri (c) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Kediri merupakan sebuah kota identik dengan produk tahu. Bagi Teman Traveler yang penasaran dengan proses pembuatan tahu dari awal sampai siap dibeli, dapat singgah ke Kampung Tahu di Tinalan Gang IV, Kediri. Jaraknya tidak jauh dari Terminal Lama Kota Kediri.

Baca juga : Stockholm Syndrome di Bogor, Lokasi Nongkrong Baru Tawarkan Menu Swedia

img_20191102_060838_01_7uK.jpg
Spanduk Kampung Tahu (c) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Kampung Edukasi Wisata Tahu ini tergolong cukup baru. Tempat ini diresmikan pada Agustus 2019 lalu. Ada atraksi menarik apa saja, ya? Yuk, disimak ulasan berikut.

Sejarah Tahu Kediri

Kampung Tahu Kediri
Tahu Takwa Produksi Populer (c) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Sejarah pembutan tahu di Kediri bermula sejak tahun 1900an, saat Bangsa Cina melakukan ekspansi besar-besaran sampai ke Kediri. Meski banyak jenis olahan kedelai yang dikenal masyarakat, namun yang paling lekat dari Kediri adalah tahu takwa (tahu kuning). Tahu kuning ini lebih padat dan kenyal daripada tahu putih.

Kata tahu sendiri berasal dari bahasa Hokkian, tauhu yang berarati kedelai yang difermentasi. Sedang kata takwa sendiri diambil dari Suku Hokkian yang yang bermigrasi ke Kota Kediri. Suku tersebut bernama kwa. Namun karena lidah orang Jawa kurang fasih menyebut kwa, maka kata itu menjadi takwa.

Tahu Populer

Di sepanjang Tinalan Gang IV banyak produsen tahu takwa. Namun, pilihan saya jatuh pada rumah produksi Tahu Populer. Sebab tempat pembuatan tahunya yang terbuka. Terlihat dari jalan, sehingga menarik perhatian.

Tahu Populer sudah berdiri sejak tahun 1990. Dalam satu hari mampu memproduksi kedelai sebanyak 300 kilogram. Ha yang unik adalah semua pekerjanya masih bersaudara.

Melayani Kunjungan

Kampung Tahu Kediri
Membungkus Tahu Takwa (c) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Bila Teman Traveler memiliki komunitas, klub olahraga, maupun arisan ibu-ibu PKK bisa berkunjung melihat pembuatan Tahu Populer. Sebelum datang sebaiknya reservasi dulu agar tidak terjadi tabrakan jadwal, karena pengunjungnya banyak.

Produksi Setiap Hari

img_20191027_123551_01_qrp.jpg
Cetakan Tahu Takwa (c) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Tahu Populer sangat fresh karena diproduksi setiap hari. Biasanya pengolahan tahu dimulai dari jam 24.00. Kita masih tidur mereka sudah bekerja. Hal ini dilakukan karena pada jam 03.00 sudah banyak pedagang yang mengambil tahu untuk dijual kembali di pasar- pasar tradisional. 

Harga Terjangkau

img_20191027_125813_01_f7n.jpg
Tahu Takwa Kemasan Besek (c) Kurnia Pangestuti/Travelingyuk

Tahu Populer memiliki tiga ukuran kemasan. Besek Rp15.000an berisi 10 biji, kemasan plastik isi 4 harga Rp6.000an, dan ada pula isi lima Rp7.000an. Sangat terjangkau untuk semua kalangan, bukan?

Harga ini jauh lebih murah dibanding dengan di kios oleh–oleh sekitar Jalan Yos Sudarso yang mencapai dua kali lipatnya. Meski demikian, soal rasa Tahu Populer juga sama enaknya.

Menarik juga bisa melihat proses pembuatan sampai memborong tahu. Nah, jika Teman Traveler berwisata di Kediri, sempatkan untuk ke Kampung Tahu, ya. Next

ramadan

4 Tempat Wisata dengan Legenda Pilu Membiru, dari Bencana Hingga Putus Cinta

hutan terangker indonesia

5 Hutan Terangker di Indonesia, Banyak Legenda Misterius di Dalamnya