in , ,

Kawasan Bangunan Tua Surabaya, Cocok untuk Hunting Foto Kekinian!

Mengagumi Warisan Arsitektur Lawas di Kawasan Bangunan Tua Surabaya

Kawasan bangunan tua di Jalan Tunjungan
Kawasan bangunan tua di Jalan Tunjungan (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Sebagai kota yang sarat akan warisan sejarah, ada banyak kawasan bangunan tua Surabaya tersebar di seluruh sudut. Beberapa dibiarkan begitu saja, namun banyak yang sudah ditetapkan sebagai cagar budaya. Tempat-tempat ini kerap jadi spot hunting foto keren nan kekinian. Teman Traveler penasaran? Yuk, simak ulasannya.

Baca juga : 4 Kafe ala Bali di Jogja, Suasananya Bikin Rindu Liburan di Pulau Dewata

Jalan Gula

lrm_export_432339401436679_20190823_145012531_JFT.jpg
Kawasan Jalan Gula (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Jalan Gula merupakan kawasan vintage yang sedang digandrungi dalam beberapa tahun terakhir. Jalanan ini bukan kawasan elit, terdiri dari deretan bangunan tua di gang lumayan sempit. Dulunya daerah ini diisi banyak pabrik tembakau, namun semuanya sudah tak berfungsi lagi.

Barisan bangunan tua nan klasik di sini kerap jadi daya tarik bagi anak muda dan fotografer di Surabaya. Bahkan tak jarang yang memilihnya sebagai tempat untuk menggelar sesi foto pre-wedding.

Jalan Peneleh

kawasan bangunan tua surabaya
Kawasan Jalan Peneleh VII (c) Tri Vevandi/Travelingyuk
lrm_export_432675801872905_20190823_145548932_FNJ.jpg
Bangunan di sekitar Jalan Peneleh (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Kawasan ini memiliki banyak bangunan ikonik yang sarat nilai sejarah. Sebut saja Jembatan Peneleh, Museum HOS Tjokroaminoto, Toko Buku Peneleh, Makam Belanda, serta Rumah Roeslan Abdulgani. Di luar deretan wisata sejarah ini, sebagian besar bangunan di kawasan Peneleh mengusung arsitektur lawas. Teman Traveler bisa menyusuri jalanan di sini bila ingin mendapatkan foto menarik.

Jalan Tunjungan

lrm_export_432540988983269_20190823_145334119_oA7.jpg
Gedung Anno 1912 (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Kawasan kota tua ini berada di jantung Surabaya, berada tak jauh dari sejumlah pusat bisnis, perbankan, perkantoran, dan mall. Warga Surabaya maupun wisatawan luar kota sering mengunjungi kawasan ini untuk sekedar berfoto.

lrm_export_432580031650806_20190823_145413161_WPQ.jpg
Kawasan bangunan tua di Jalan Tunjungan (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Jalan Tunjungan juga merupakan kawasan bersejarah berkat adanya Hotel Majapahit. Penginapan mewah ini jadi saksi bisu perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

Begitu malam datang, jalanan di sekitar sini bakal semakin ramai. Tak sedikit warga yang habiskan waktu dengan nongkrong di kursi taman sepanjang jalan. Jika Teman Traveler ingin mendapatkan foto tanpa banyak kendaraan lalu lalang, kalian harus datang lebih pagi atau malam sekalian.

Jalan Slompretan

kawasan bangunan tua surabaya
Gedung Tan Brothers (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Kawasan ini berada dekat dengan Jalan Gula, tepatnya di daerah Bongkaran, Surabaya. Deretan bangunan tua di sini sebagian merupakan peninggalan dari zaman Belanda. Salah satunya adalah Gedung Tan Brothers yang sudah berusia sekitar 77 tahun.

Di sini Teman Traveler juga bisa mengunjungi destinasi wisata belanja yang cukup populer, yakni Pasar Bong. Kalian bakal merasakan pengalaman seru kala melintasi jalan ini, lantaran suasana di sekitarnya tidak terlalu dipadati lalu lalang kendaraan.

Jalan Rajawali

kawasan bangunan tua surabaya
Kawasan Jalan Rajawali (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Di sini Teman Traveler bakal menemukan banyak bangunan berusia puluhan tahun. Salah satu yang cukup menonjol dan masih berfungsi penuh adalah Hotel Arcadia. Penginapan ini didesain dengan gaya kolonial Belanda dan sudah ada sejak Abad ke-20. Konon dibangun pada 1913 dan kini sudah ditetapkan Pemerintah Surabaya sebagai bangunan cagar budaya.

Jalan Bibis

kawasan bangunan tua surabaya
Bangunan tua di Jalan Bibis (c) Tri Vevandi/Travelingyuk

Teman Traveler juga bisa mengunjungi kawasan ini jika ingin melihat sederet bangunan tua terawat. Sebagian besar mengusung arsitektur unik, perpaduan gaya Arab dan Eropa. Suasana di sini tak terlalu ramai, sehingga kalian bisa lebih leluasa mengabadikan seluruh sudut menarik dengan bidikan lensa kamera.

Bagaimana Teman Traveler, tertarik menyusuri setiap sudut kawasan bangunan tua Surabaya? Semuanya sangat mudah dijangkau kok. Selain itu juga hemat budget karena tidak perlu membayar tiket masuk, cukup siapkan dana untuk parkir saja. Jangan lupa mampir jika sedang menjelajah wisata Surabaya ya. Next

ramadan
Festival November 2019

Rekomendasi Festival di Jogja Bali November 2019, ‘The Godfather of Broken Heart’ Pun Turut Serta

Kolam teratai di Pura Taman Saraswati

Pura Taman Saraswati, Kolam Teratai-nya Jadi Primadona