in ,

Ini Dia Sajikan Kuliner Natal Indonesia, Mana yang Paling Ditunggu-tunggu?

Natal Merupakan Momen Spesial, Ditambah dengan Kuliner Khasnya

Kuliner Natal Indonesia
Kuliner Natal Indonesia

Natal merupakan perayaan yang ditunggu-tunggu oleh umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Beragam tradisi dilaksanakan untuk menyambut hari penuh kebersamaan. Tidak ketinggalan makanan-makanan lezat yang turut menyemarakkan perayaan bahagia ini. Berikut sajian kuliner Natal Indonesia di beberapa daerahnya. Mana yang paling kamu tunggu-tunggu?

Baca juga : Incip Mie Sagu di Yogyakarta, Menu Istimewa dengan Rasa yang Juara

Sulawesi Selatan-Ayam Budu-budu

Ayam Budu-budu via Instagram @farmersmarket99id
Ayam Budu-budu via Instagram @farmersmarket99id

Kuliner Natal Indonesia ini biasa disajikan di Sulawesi Selatan, disebut ayam budu-budu. Merupakan potongan ayam kampung yang dimasak dengan bumbu seperti air jeruk nipis, air asam Jawa, jahe, merica, dan daun bawang. Ayam harus dimasak dengan api kecil agar bumbu lebih meresap.

Ambon-Nasi Pulut Unti, Kue Poporcis

Kue Poporcis via Instagram @fluffy.mk
Kue Poporcis via Instagram @fluffy.mk

Orang Ambon biasa menyajikan poporcis sebagai kue Natal, merupakan sejenis pancake berukuran lebih kecil. Camilan ini serupa dengan kue dari Belanda bernama porffertjes. Kalau biasanya pancake dibuat di atas teflon, maka poporcis menggunakan cetakan bulat. Kekhasan dari jajan ini yaitu adonannya ditambah labu kuning, selain tentunya tepung terigu, telur, mentega.

Nasi Pulut Unti via Instagram @pettapatricia
Nasi Pulut Unti via Instagram @pettapatricia

Selain kue, kuliner Natal Indonesia khas Ambon adalah nasi Pulut Unti. Berbahan beras ketan yang dikukus dengan santan, kemudian dibungkus dengan daun pisang. Didampingi dengan unti alias parutan kelapa yang dimasak dengan gula merah, daun pandan, dan garam.

NTT-Bagea Kenari

Bagea Kenari via Instagram @kaliskukis
Bagea Kenari via Instagram @kaliskukis

Bagea kenari merupakan kue kering yang umum ditemui di Nusa Tenggara Timur, dan harus disajikan saat Natal tiba. Terbuat dari bahan-bahan sederhana seperti gula halus, telur ayam, sagu, kenari, dan lainnya. Keunikan kue ini adalah teksturnya yang keras, mungkin agak kesusahan saat gigitan pertama. Umumnya didampingi dengan teh dan kopi panas.

Manado-Babi Putar

Babi Putar via Instagram @prima_satria
Babi Putar via Instagram @prima_satria

Babi putar atau biasa disingkat ba-put merupakan sajian yang harus ada setiap suatu perayaan termasuk Natal. Babi putar atau babi guling merupakan lambang dari suatu perayaan, bahkan ketika upacara duka pun penganan tersebut harus disajikan. Kuliner Natal Indonesia ini harus memakai anak babi, bukan yang sudah tua. Sebab rasanya dapat berbeda. Anak babi dilumuri bumbu-bumbu lalu diletakkan di atas panggangan, diputar terus hingga sekitar 3 jam.

Tapanuli-Kue Lapet

Lapet atau Lampet via Instagram @batak_com
Lapet atau Lampet via Instagram @batak_com

Kue lapet merupakan kuliner Natal yang disajikan di Tapanuli. Merupakan kue tradisional berbahan dasar tepung beras, kelapa parut dan gula merah. Dibungkus dengan daun pisang, dibentuk kerucut. Lalu dikukus hingga matang. Lapet pun siap disantap saat makan malam hari raya tiba.

Medan (Suku Batak)-Arsik

Arsik via Instagram @instanusantara
Arsik via Instagram @instanusantara

Kalau babi putar merupakan kuliner simbol perayaan di Manado, maka Batak memiiliki Arsik, lambang suatu pesta. Merupakan penganan berbahan dasar ikan mas tanpa dibuang sisiknya, dibumbu andaliman, asam cikala, lengkuas, dan serai. Tidak hanya Arsik, babi panggang pun biasanya dihidangkan saat makan malam Natal.

Peranakan Tionghoa Indonesia-Ayam Kodok

Ayam Kodok via Instagram @mypegscorner
Ayam Kodok via Instagram @mypegscorner

Walaupun namanya seperti itu, namun tidak ada unsur kodok dalam kuliner Natal yang biasa dimakan oleh peranakan Tionghoa ini. Ayam kodok sesungguhnya merupakan satu ekor ayam utuh, dibuang kulitnya, dagingnya diambil kemudian dihancurkan lalu dicampur rempah-rempah, selanjutnya dimasukkan kembali dalam badan. Dibentuk lagi serupa ayam utuh namun tanpa kepala, barulah dipanggang.

Papua-Babi Bakar

Babi Bakar via Instagram @rolanddaniello
Babi Bakar via Instagram @rolanddaniello

Kuliner Natal Indonesia yang berasal dari Papua ini merupakan babi panggang. Keunikannya adalah dimasak di atas batu, berbarengan dengan bahan lain seperti kentang. Biasanya dimasak setelah melakukan misa di gereja bersama penduduk yang lain. Penganan ini merupakan wujud syukur dan kebersamaan masyarakat di daerah ini.

Sekian ulasan mengenai kuliner Natal di Indonesia di beberapa daerah. Dari daftar di atas adakah makanan khas hari raya tertentu dari daerah Teman Traveler? Next

ramadan
Pasar Bogyoke Aung San

Pasar Bogyoke Aung San, Pusatnya Belanja Oleh-oleh di Myanmar

Siapa Bisa Nolak Libur Natal dan Tahun Baru Gratis di Singapura Kalau Mewahnya Seperti Ini?!