in , , , ,

Lava Tour Merapi, Uji Adrenalin dengan Liburan Penuh Tantangan!

Naik Jeep sembari Menyusuri Jalur Aliran Lava Merapi, Buat Liburanmu Semakin Berkesan!

DCIM100MEDIA
Bangker Kaliadem Merapi (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Sejumlah penelitian berpendapat jika berlibur dengan adrenalin atau tantangan itu berdampak baik bagi kesehatan juga kekuatan mental kita. Jadi ada baiknya sesekali mencari sebuah destinasi wisata yang berbeda yang bisa mengajak Teman Traveler berpetualang sekaligus mamacu adrenalin. Salah satunya di kaki gunung yang terkenal hyper aktif yaitu Merapi dengan mengendarai mobil Jeep dan juga motor Trail. Penasaran? Ini ulasannya!

Baca juga : Destinasi Wisata Buruan Millenials di Jambi, Penuh Spot Selfie

Tentang Lava Tour Merapi

Jalur aliran Lava Merapi saat erupsi (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Pasti sebagian dari Teman Traveler ada yang belum mengetaui apa sih Lava Tour Merapi. Kegiatan tersebut merupakan sebuah destinasi wisata yang di kelola oleh masyarakat disekitar Gunung Merapi dan dinaungi oleh beberapa operator tour. Wisata yang bertemakan Lava Gunung Merapi ini akan mengajak Teman Traveler berkeliling mengunjungi tempat-tempat yang terkena dampak letusan Gunung Merapi pada tahun 2010 lalu. Seperti yang Teman Traveler ketahui bahwa letusan Merapi pada tahun tersebut merupakan hal yang sangat dasyat bahkan memakan korban hingga 151 jiwa dan 320.090 orang lainnya terpaksa harus mengungsi ke tempat yang aman.

Lava Tour Merapi terletak di kawasan Taman Wisata Kaliurang Jogja. Start tour nya bisa dimulai dari Museum Gunung Merapi (MGM) atau Kaliadem karena banyak operator tour yang akan menawarkan paket wisata ini kepada Teman Traveler. Terkait harga relatif sama karena walau berbeda operator tapi masih satu naungan, hanya yang membedaknnya setiap Jeep memilki rute perjalanan yang berbeda namun titik lokasi yang di kunjunginya tetap sama. Ada beberapa paket tour yang ditawarkan mulai dari rute pendek, rute menengah sampai long trip dengan tarif dari Rp350.000 hingga Rp650.000 per orang.

Minat Wisatawan

Lokasi rest area Museum Sisa Hartaku (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Dikarenakan wisata ini menyuguhkan sesuatu yang berbeda, sudah jelas minat wisatawan dari Jogja maupun dari laur daerah sangat besar bahkan tdiak sedikit wisman juga yang tertarik dengan wisata Lava ini. Hal yang menjadi daya tarik lainnya adalah Teman Traveler bisa menyaksikan langsung bagaimana jejak merapi meluluh lantahkan area saat terjadinya letusan, pastinya Teman Traveler ingin mengetahui bagaimana kondisi saat terjadinya letusan bukan? Tidak perlu khawatir, karena sang driver juga sekaligus menjadi guide yang menceritakan apa yang terjadi setelah letusan itu dan bagaimana kondisinya. Jadi jangan sungkan untuk bertanya pada driver ya.

Kegiatan Selama Tour

Museum Mini Sisa Hartaku (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Selama tour tentunya ada beberapa kegiatan yang bisa Teman Traveler lakukan, seperti mengunjungi Museum Mini Sisa Hartaku yang berisikan sisa-sisa barang saat terjadi letusan atau erupsi bahkan ada tulang belulang hewan yang menjadi korban panasnya lava gunung. Pada museum ini, Teman Traveler akan merasakan bagaimana sih kondisi rumah yang telah tergerus oleh lahar Merapi lengkap dengan barang-barangnya.

  Jam saat terjadinya erupsi Merapi (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Saat di museum, Teman Traveler akan merasakan bagaimana hal mengerikan itu bila terjadi. Teman Traveler juga akan mengunjungi Bunker Kaliadem yang pernah menjadi tragedi yang cukup mengerikan. Selain itu, Teman Traveler bisa mendatangi rumah mendiang Mbah Maridjan, sang legenda juru kunci Merapi yang mengabdikan hidupnya untuk Merapi sampai akhir hayatnya dan masih banyak lagi kegiatan-kegitan menarik lainnya jika berwisata Lava Tour Merapi.

Tips yang Perlu Diperhatikan

  Batu Alien Berbentuk Wajah dari Kawah Merapi (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Karena lokasinya berada di kaki Gunung Merapi, ada beberapa hal yang perlu Teman Traveler perhatikan sebelum berwisata.

– Kondisi Cuaca

Waktu yang bagus untuk mengunjungi Kaliurang dan mencoba Lava Tour Merapi adalah saat musim kemarau. Panorama Gunung Merapi akan terlihat jelas sehingga berwisata akan terasa lebih sempurna. Jika berkunjung ketika musim penghujan, kaki bukit akan diselimuti oleh kabut tebal dan jarak pandang pun terbatas bahkan rawan badai.

– Pakaian

Kondisi Merapi saat siang hari sangat panas kemudian penuh dengan lahan kosong yang gersang. Pada sepanjang perjalanan, tidak hanyak pohon yang bisa Teman Traveler temukan, jadi gunakan pakaian yang nyaman dengan lengan panjang agar kulit tidak terbakar. Jika menggunakan baju lengan pendek, bawalah jaket, bahkan jika perlu gunakan sunblock dan juga kacamata hitam, karena sangat berguna saat perjalanan. 

– Gunakan Masker

Sepanjang perjalanan menuju Merapi, Teman Traveler akan menyusuri jalur yang terjal dan gersang, terlebih saat musim kemarau. Jeep melaju dengan kecepatan tinggi tentunya akan membawa debu-debu masuk ke pernapasan, jadi gunkananlah masker dan biasanya sudah disediakan oleh pihak tour atau kalo ingin lebih terlihat keren saat menaiki Jeep, Teman Traveler bisa membawa buff dari rumah.

Merapai Tak Pernah Ingkar Janji

Jalur atau rute perjalan Jeep (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Mungkin Teman Traveler sering mendengar istilah “Merapi Tak Pernah Ingkar Janji”, tapi pasti Teman Travelerr tidak mengerti maksudnya. Istilah tersebut disematkan pada Merapi karena merupakan gunung dengan karakter dan tipe yang jelas dalam setiap letusannya. Periode letusannya juga bisa diprediksi, walaupun letusannya di tahun 2010 sebetulnya Merapi berubah secara keseluruhan mulai dari bentuk hingga tidak terkendali dan terprediksi. Hal inilah yang membuat Gunung Merapi masih menutup diri bagi para pendaki.

Museum Mini Sisa Hartaku (c) Muhamad Zayl/Travelingyuk

Jika tertarik mencoba Lava Tour Merapi, Teman Traveler akan melihat bagaimana sih gunung tergagah di Indonesia ini berdiri. Jadi ayo, kapan lagi bisa berlibur sembari menguji adrenalin Teman Traveler, semoga informasi ini bermanfaat ya dan semoga juga suatu hari, Teman Traveler bisa mencoba langsung sensasi menjelajah merapi dalam jarak dekat. Next

ramadan

Oppio Coffee Milk, Kedai Susu Baru ala Legian Pulau Dewata di Jogja

Alun-Alun Kota Wisata Batu, Apa yang Menarik Ditelusuri?