in , ,

Old Town Hoi An Vietnam, Indahnya Malam dalam Temaram Lampion

Menikmati Nuansa Malam Syahdu di Old Town Hoi An Vietnam

Buat Teman Traveler yang berniat jalan-jalan di luar negeri, Vietnam bisa jadi negara menyenangkan untuk disambangi. Salah satu tempat yang saya rekomendasikan adalah Old Town Hoi An. Di sini Teman Traveler bisa nikmati suasana syahdu ala kota tua dalam temaram cahaya lampion.

Baca juga : D’Emmerick Adventure Park, Bermain di Alam Bebas Salatiga

Soal biaya pun masih cukup terjangkau, mengingat kurs mata uang Vietnam masih berada di bawah Indonesia. Teman Traveler tak perlu khawatir bakal bangkrut deh selama berada di sini. Yuk, simak ulasan saya soal Old Town Hoi An selengkapnya.

Perahu Lentera di Seluruh Sungai

old town hoi an
Pemandangan kala melintasi sungai (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Kala berkunjung ke sini, hotel tempat saya menginap berada tak jauh dari kawasan Old Town. Cukup jalan kaki sekitar 15 menit menyeberang jembatan, sampailah saya di tempat tujuan. Begitu sampai di sana, nampak banyak lantern boat alias perahu dengan lentera memenuhi sepanjang aliran sungai. Pemandangan yang tercipta sungguh indah.  

Teman Traveler bisa naik perahu tersebut dengan biaya 100 ribu Dong per orang. Awalnya saya tidak tertarik, namun setelah ada yang menawarkan dengan harga 100 ribu Dong untuk dua orang, barulah saya memutuskan untuk berpikir ulang.

Naik perahu ini Teman Traveler harus hati-hati karena tidak ada dermaga khusus. Penumpang juga tidak diberi fasilitas pelampung. Oh ya, semua perahu ini didayung secara manual oleh pemiliknya lho.

Saking banyaknya perahu di sungai, kadang jarak antar perahu bisa sangat dekat. Saya sempat khawatir karena perahu yang saya tumpangi terlihat hampir menabrak perahu lain. Namun untung saja tidak terjadi apa-apa.

Secara umum, pengalaman naik perahu lentera ini cukup menyenangkan. Teman Traveler akan dibawa berkeliling selama kurang lebih 15 menit, sebelum kemudian dibawa lagi ke tempat semula. Lumayan mengasyikkan kok, patut kalian coba.

Jalan-jalan atau Bersepeda Sama-sama Oke

old town hoi an
Suasana di dalam kota (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Berikutnya saya coba lanjutkan aktivitas dengan jalan-jalan di sekitar Old Town. Malam hari adalah waktu di mana jalanan di sini sepenuhnya jadi milik pejalan kaki, pesepeda, maupun becak. Kendaraan bermotor benar-benar dilarang total melintas di sini.

Teman Traveler bakal mendapati hampir semua ruas jalan dipadati turis. Namun tetap harus waspada ya. Jika mendengar bel dari sepeda maupun becak, sebaiknya kalian harus buru-buru melintas jika tak ingin tertabrak.

Atmosfer kota tua di sini benar-benar terasa kental, apalagi banyak bangunan kuno di hampir tiap sudut jalan. Kehadiran deretan lampion di sepanjang jalan bikin suasana makin terasa syahdu.

Teman Traveler juga akan menemukan kafe serta restoran di hampir tiap ruas jalan, hampir semuanya tawarkan aneka kuliner khas Vietnam. Ada pula sejumlah toko pakaian dan asesoris buat kalian yang tengah mencari oleh-oleh untuk sanak keluarga di rumah. 

Penggemar Seni Wajib Mampir

old town hoi an
Salah satu toko lukisan (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Buat Teman Traveler yang tertarik pada mengumpulkan benda-benda seni, langsung saja masuk ke toko lukisan di sekitar Old Town. Di dalamnya kalian akan temukan banyak lukisan yang menggambarkan pemandangan serta aktivitas sehari-hari warga Vietnam. Semuanya rata-rata dibanderol dengan harga 100 ribu Dong.

Toko-toko lukisan ini biasanya relatif sepi, terutama jika dibandingkan toko baju maupun pernak pernik. Saat saya berkunjung ke sana, hampir sebagian besar turis lebih memilih berkunjung ke halaman toko untuk sekadar berfoto ria. 

Dinner Klasik

20190609_205032_LaN.jpg
Salah satu restoran di Hoi An (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Puas berjalan-jalan, saya lantas mulai bergerak untuk mencari tempat makan. Kebanyakan resto di Old Town Hoi An sendiri menawarkan menu yang hampir sama, masakan Vietnam dan western. Dari segi rasa, menurut saya cukup aman untuk lidah orang Indonesia. Namun buat Teman Traveler muslim, sebaiknya berhati-hati karena tidak semua makanan di sini halal.

Bagi Teman Traveler yang tengah berbulan madu, makan malam di Hoi An akan berikan atmosfer romantis dengan sentuhan klasik. Kalian bakal rasakan sensasi bersantap bersama sosok kekasih dalam temaram cahaya lampion warna-warni. Dijamin waktu akan berjalan sangat cepat di sini. 

20190609_204858_GJm.jpg
Temaram cahaya lampion (c) Bernadette Riri/Travelingyuk

Tak hanya asyik disambangi bersama teman, kawasan Old Town Hoi An juga bisa hadirkan momen tak terlupakan kala liburan bersama pasangan. Suasana kota tua dalam balutan cahaya lentera bakal hadirkan pemandangan yang unik. Bagaimana Teman Traveler, adakah di antara kalian yang tertarik menjelajah wisata Vietnam ini? Next

ramadan

Istano Basa Pagaruyung, Peninggalan Megah Khas Minang dengan Banyak Sejarah

Resto Sawah Karanganyar, Manjakan Lidah Ditemani Panorama Lereng Lawu