in , , ,

Surga di Balik Taman Nasional Gunung Merapi

Telogo MUncar
Telogo MUncar

Apa yang terpikirkan ketika mendengar kata Yogyakarta? Pasti tempat wisata? Di Yogyakarta banyak tersebar berbagai macam tempat wisata, dari yang biasa saja sampai yang paling ekstrim. Selain itu Yogyakarta tak lepas juga dengan wisata budaya, tapi kali ini kita akan membahas tentang salah satu wisata alamnya.

Baca juga : Gunung Indonesia yang Keindahannya Tersingkap Karena Film

Sudah pernah mendengar tentang wisata alam di daerah Taman Nasional Gunung Merapi? Kali ini akan kita bahas tentang Air Terjun Tlogo Muncar, yang berlokasi di Jl. Tlogo Putri, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta, lebih tepatnya sudah masuk di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.

Pintu masuk Taman Nasional Gunung Merapi/Shintanur Mutiara

Jarak yang diperlukan untuk sampai ke Air Terjun Tlogo Muncar dari pusat kota Jogja sekitar 29 kilometer, dan menghabiskan waktu sekitar satu jam perjalanan dengan kendaraan bermotor. Kalau kalian jalan-jalan kesini, pastikan untuk mengecek kondisi kendaraan terlebih dahulu ya. Jalanan menuju air terjun cenderung menanjak, walaupun sudah dengan jalan yang bagus dan beraspal, serta dengan papan penunjuk jalan yang bisa membantu kalau kalian belum tahu lokasi.

Suasana hutan/Shintanur Mutiara

Tiket masuk untuk ke lokasi ini hanya terjangkau, kalian cukup hanya membayar Rp 8.000,00 dan kalian sudah bisa bermain dan menjelajah air terjun dan sekitarnya sepuasnya. Tiket parkir untuk motor hanya Rp 2.000,00 dan mobil Rp 5.000,00. Objek wisata ini buka setiap hari dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB.

Di dalam selain melihat air terjun yang menurut penjelasan warga lokal tidak pernah kering, kalian juga bisa berkeliling menikmati kesejukan hutan. Lokasi ini memang benar-benar hutan yang masih asri, sehingga sangat cocok untuk anda yang ingin menghilangkan kepenatan rutinitas kota yang itu-itu saja. Sekadar berjalan-jalan memutar saja sudah cukup menjadi obat untuk kepenatan.

Air Terjun Muncar/Shintanur Mutiara

Untuk sampai ke air terjun, dari pintu masuk kalian harus sedikit tracking ya, jalanan sudah jalan setapak, tapi tak jarang kalian akan menemukan jalanan berbatu namun sudah disusun rapi. pastikan kalau mau aman kalian pakai sepatu juga ya, biar tidak tergelincir.

Jalan setapak menuju air terjun/Shintanur Mutiara

Di sini juga banyak monyet liar yang siap kapan saja untuk mengambil makanan kalian. Tapi tak perlu takut, mereka tidak akan mendekat kalau tidak dipancing, juga pastikan barang yang kalian bawa aman tersimpan. Tapi, kalian bisa kok kalau mau memberi makan si monyet-monyet di sini dengan buah atau snack ringan. Tapi harus tetap hati-hati ya.

Fasilitas yang disediakan juga cukup lengkap, seperti tempat parkir yang luas, toilet dan mushola yang bersih dan terawat, beberapa gazebo yang bisa digunakan untuk tempat istirahat, serta yang pasti di sini banyak sekali tersedia tempat yang menjajakan makanan dan minuman. Kalau dari kalian ada yang mau mencoba salah satu sate khas di sini bisa loh, sate kelinci. Agak kasihan juga ya, tapi sate kelinci sangat recommended loh, dagingnya enak juga hampir mirip dengan daging ayam. Boleh sekali untuk dicoba.

Untuk di bawar air terjunnya, kalian boleh berendam atau berenang juga. Tapi tidak boleh sampai mendekati bawah air terjun pas, karena arusnya yang lumayan deras dan permukaan bawah air yang lumayan dalam. Takutnya nanti akan tenggelam karena terdorong air yang jatuh sampai ke dasar kolam. Intinya tetap berhati-hati dalam berwisata, khususnya wisata alam.

Yuk pergi ke tempat baru! Next

ramadan
fi wisata alam kebumen

4 Wisata Alam di Kebumen, Menikmati Surga Tersembunyi Saat Libur Lebaran

GIli-Ketapang

Rasakan, Sensasi Berenang Bersama Nemo di Pulau Gili Ketapang