in , ,

Tugu Yogyakarta, Si Putih dengan Banyak Arti di Dalamnya

Ada banyak makna di tugu ini

Selain kawasan Malioboro, Yogyakarta juga memiliki ikon hits yang tak boleh dilewatkan para pelancong saat berkunjung. Apalagi kalau bukan Tugu Yogyakarta. Tugu atau monumen ini merupakan simbol dari kota Yogyakarta yang memiliki sejarah panjang. Di sini, ada banyak hal menarik yang bisa Teman Traveler temukan. Bagi yang ingin tahu apa saja hal menariknya, bisa simak ulasan berikut.

Baca juga : 4 Kedai dengan Sego Koyor Terenak di Jogja!

Lokasi Tugu

tugu yogyakarta
Tugu Yogyakarta (c) Anggraini/Travelingyuk

Tugu Yogyakarta letaknya tak jauh dari Stasiun Yogyakarta dan kawasan Malioboro. Tepatnya berada di jalan Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis.   Tugu ini persis dibangun di utara keraton dan menjadi bagian dari garis imajiner yang membentang dari Gunung Merapi, Keraton Jogja dan Laut Selatan. Konon, saat melakukan meditasi, Sultan Yogya juga menggunakan tugu ini sebagai patokan arah menghadap puncak Gunung Merapi.

Merupakan Simbol Persatuan

tugu yogyakarta
Awal nama tugu (c) Anggraini/Travelingyuk

Tugu ini dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1756, tepat setahun setelah Yogyakarta berdiri. Bentuk awal tugu ini berupa silinder, dalam bahasa Jawa dikenal dengan nama golong, yang memiliki puncak berupa bulatan atau gilig. Maka tak heran, tugu ini juga disebut dengan Tugu Golong Gilig.

Bentuk tugu tersebut memiliki makna yang sangat berarti. Adalah semangat persatuan antara rakyat dan raja sekaligus simbol menyatunya manusia serta Tuhan yang dalam filosofi Jawa disebut dengan Manunggaling Kawula Gusti.

Banyak Hal Menarik di Sekitar Tugu

20190804_201031_1ca.jpg
Angkringan sekitar tugu (c) Anggraini/Travelingyuk

Tugu ini juga kerap menjadi lokasi foto favorit para pelancong. Bahkan, mereka yang telah berhasil menuntut ilmu di Kota Yogyakarta juga kerap berfoto di lokasi ini dengan menggunakan toga.  

20190804_203131_qer.jpg
Kopi Jos (c) Anggraini/Travelingyuk

Selain berfoto, di sekitar tugu ini juga terdapat banyak angkringan yang menjajakan berbagai hidangan tradisional. Seperti nasi kucing, sate telur puyuh, sate kerang serta aneka gorengan.  

Kalian juga bisa mencicipi kopi legendaris yang banyak dijual oleh pendagang di angkringan kawasan Tugu Yogyakarta ini. Apalagi kalau bukan Kopi Jos. Kuliner satu ini menjadi minuman legendaris di Yogyakarta yang terbuat dari kopi biasa namun diberi tambahan berupa arang hitam yang menyala.

Jadi, kopi akan menyembulkan panas yang meletup-letup saat disajikan.   Konon, kopi ini dipercaya dapat mendetoks racun yang ada dalam pencernaan sekaligus mencegah panas dalam dan kembung saat masuk angin.    

Itulah sekilas info mengenai Tugu Yogyakarta yang menjadi incaran para wisatawan. Ada banyak hal menarik dari tempat ini, baik dari tugunya sendiri ataupun wilayah sekitarnya. Jadi, ketika kalian berkunjung ke kota pelajar ini jangan lupa untuk mampir ke tempat tersebut, ya. Next

ramadan

Restaurant Ming Kwan, Tempat Makan Vegetarian Murah di Chiang Mai

Homestay Classic di Lumajang, 5 menit dari Lokasi Air Terjun Coban Sewu