in , ,

Waduk Tanjungan Mojokerto, Ekowisata Eksotis nan Multifungsi

Serunya Wisata di Waduk Tanjungan, Ada Perahu Naga Hingga Spot Instagenic

Waduk Tanjungan Mojokerto
Waduk Tanjungan Mojokerto

Mojokerto belakangan diramaikan dengan pembicaraan seputar popularitas Ekowisata Waduk Tanjungan. Waduk buatan di Kecamatan Kemlagi ini memikat banyak pengunjung, tidak hanya lokal, namun juga dari daerah sekitarnya.

Baca juga : Air Terjun Muara Emat, Pesona Tersembunyi Alam Kerinci

Biaya masuk ke Waduk Tanjungan pun cukup terjangkau. Per orang diminta membayar Rp5.000, sementara tarif parkirnya hanya Rp2.000. Penasaran? Yuk, simak ulasan mengenai eksotisnya ekowisata multifungsi kebanggaan Mojokerto ini.

Wahana Perahu Dayung

Perahu dayung
Wahana perahu dayung via Instagram.com/wwt_waduktanjungan

Waduk Tanjungan berdiri di area yang cukup luas. Demi memanjakan wisatawan, pengelola menyediakan wahana perahu dayung yang dikemudikan warga sekitar. Teman Traveler bisa menikmati keindahan sekitar sembari berkeliling naik perahu berkepala naga.

Sayangnya, saat tulisan ini dibuat, baru tersedia dua perahu dayung. Satu perahu bisa menampung sekitar sepuluh orang, sementara yang menggunakan mesin hanya bisa mengangkut lima orang. Teman Traveler harus bersabar antre untuk bisa menjajal wahana asyik ini.

Seorang penumpang hanya perlu membayar Rp5.000 untuk naik perahu dayung. Sementara untuk perahu mesin cukup merogoh kocek Rp10.000.

Pemancingan

Pemancingan
Pemancingan di sekitar waduk (c) Marifahtul Jannah/Travelingyuk

Pada musim kemarau, debit air di waduk ini akan sedikit berkurang. Jika sudah demikian, wahana perahu dayung takkan bisa digunakan. Namun bukan berarti jumlah wisatawan akan menurun, sebab masih banyak yang datang khusus untuk memancing ikan.

Jadi, meski tak bisa menikmati pemandangan sekitar sembari berkeliling naik kapal, Teman traveler bisa masih bisa merasakan asyiknya memancing ikan. Bagaimana, pastinya tidak akan kalah seru bukan?

Outbond dan Perkemahan

Outbond
Berfoto di salah satu sudut area perkemahan (c) Marifahtul Jannah/Travelingyuk

Begitu masuk, Teman Traveler akan mendapati Taman Pelangi di sebelah kanan setelah tempat parkir. Kawasan ini merupakan area bermain anak-anak, outbond, sekaligus bumi perkemahan.

Kemah
Bumi perkemahan di sekitar waduk (c) Marifahtul Jannah/Travelingyuk

Pada hari libur biasanya akan ada lumayan banyak anak-anak sekolah, mulai dari TK sampai SD, melaksanakan study tour di sini. Ada juga beberapa pramuka yang berkemah. Tempatnya cukup sejuk karena terletak di daerah perbukitan dengan pepohonan rimbun. 

Upacara adat 

1000 Takir
Penari Dewi Sekar Tanjung via Instagram.com/wwt_waduktanjungan

Waduk Tanjungan juga bisa jadi lokasi tepat untuk menyaksikan pertunjukan budaya khas Mojokerto. Setiap tahun, pengelola rutin menggelar Kirab Budaya Dewi Sekar Tanjung 1000 Takir. Gelaran ini berlangsung sangat meriah, diikuti hampir seluruh penduduk sekitar. Pantang dilewatkan.

Aneka Spot Foto Menarik

MBB
Jembatan di Waduk Tanjungan via Instagram.com/wwt_waduktanjungan

Meskipun tergolong lumayan baru, wisata ini sudah menyediakan lumayan banyak spot foto menarik. Mulai dari perahu, gubuk cinta, rangkaian bunga-bunga, dan masih banyak lagi. Salah satu yang terbaru adalah jembatan penghubung untuk menyebrang ke pulau di tengah waduk.

Teman Traveler bisa datang untuk berswafoto di semua spot menarik tersebut. Dijamin hasilnya bakal instagenic loh! Cocok untuk menambah eksistensi dan variasi konten kalian di media sosial.

Kuliner Bakso Nyamleng

Nyamleng
Kuliner Bakso Nyamleng (c) Marifahtul Jannah/Travelingyuk

Setelah menghabiskan waktu berkeliling Waduk Tanjungan, Teman Traveler bakal merasa lapar. Nah, biasanya saya menyempatkan mampir di Bakso Nyamleng. Menurut saya bakso ini lumayan khas dan hanya bisa ditemui di Kecamatan Kemlagi.

Menurut kabar yang beredar, bakso ini sudah sering mendapat beragam penghargaan. Resep yang digunakan juga turun-temurun sejak beberapa generasi. Kelezatannya sudah pasti tak perlu diragukan, sama sekali tidak mengecewakan.

Seporsi Bakso Nyamleng dibanderol antara Rp10.000 hingga Rp14.000. Jangan sampai melewatkan kesempatan menjajal sajian ini jika Teman Traveler sedang main-main ke daerah Mojokerto.

Itulah sekilas ulasan mengenai Waduk Tanjungan, ekowisata Mojokerto yang eksotis dan multifungsi. Jika lain kali kalian berkesempatan mengunjungi Kota Onde-Onde, jangan sampai melewatkan kesempatan datang ke tempat ini ya. Next

ramadan

Penulis adalah kontributor lepas di travelingyuk.com

VW Cabrio Tour Borobudur, a New Way to Explore the Magnificent Temple

Spot Ilalang di Jogja dan Sekitarnya, Tempat Berburu Foto Romantis dan Manis