in ,

Singgahi Wisata Religi di Banyumas, Menilik Sisi Lain di Kota Dawet Ini

Nggak Cuma Alam, Kamu juga Bisa Jelajah Wisata Religi di Banyumas

Wisata Religi di Banyumas
Wisata Religi di Banyumas

Banyumas sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, dengan ibu kota Purwokerto. Kalau berwisata ke Banyumas, tidak hanya air terjun yang bisa dijelajahi. Kabupaten ini pun menyimpan sejumlah bangunan bersejarah yang berhubungan dengan religi. Nah wisata religi di Banyumas bisa dijadikan sebagai aktivitas saat berada di kawasan ini. Bisa singgah di mana saja ya?

Baca juga : Batik Nusantara, Dari Tak Dikenal Hingga Dicintai Dunia

Masjid Nur Sulaiman

Masjid Nur Sulaiman via Instagram @widhiantoro22
Masjid Nur Sulaiman via Instagram @widhiantoro22

Masjid Nur Sulaiman merupakan wisata religi di Banyumas yang dibangun pada tahun 1755 dan berlokasi di Desa Sudagaran Kecamatan Banyumas. Dapat diakses dari Purwokerto menggunakan kendaraan bermotor, kurang lebih 30 menit perjalanan. Masjid Nur Sulaiman yang merupakan bangunan cagar budaya ini dibangun sesuai dengan konsep tata letak bangunan pada masa pemerintahan kerajaan di Jawa. Letaknya berada di sebelah barat alun-alun, sebagai simbol kebaikan. Berseberangan dengan penjara, sebagai simbol kejahatan. Keunikan masjid ini adalah terdapat maksura yaitu tempat salat khusus untuk para penguasa, serta mimbarnya berbentuk tandu.

Masjid Saka Tunggal

Masjid Saka Tunggal via Instagram @jelajahmasjid_bpj
Masjid Saka Tunggal via Instagram @jelajahmasjid_bpj

Wisata religi di Banyumas ini berupa masjid yang dibangun pada tahun 1288, terletak di Desa Cikakak Kecamatan Wangon. Berjarak sekitar 30 kilometer dari Purwokerto, ibu kota kabupaten Banyumas, dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor selama kurang lebih 1 jam. Uniknya, masjid ini beratapkan ijuk dan sebagian dindingnya terbuat dari anyaman bambu. Tempat ibadah yang memiliki nama resmi Saka Tunggal Baitussalam ini merupakan masjid tertua di Indonesia.

Bernama Saka Tunggal karena dahulu tiang penyangga bangunannya hanya satu alias tunggal. Keistimewaan lain masjid ini adalah setiap tanggal 27 Rajab diadakan pergantian jaro yaitu mengganti pagar bambu serta membersihkan makam Kyai Mustolih, pendiri masjid Saka Tunggal. Teman Traveler masih akan menemui kera-kera berkeliaran bebas di kawasan ini.

Gua Maria Kaliori

Gua Maria Kaliori via Instagram @eddysoemady
Gua Maria Kaliori via Instagram @eddysoemady

Gua Maria Kaliori yang dibangun di atas bukit tandus ini merupakan tempat ziarah untuk umat Katolik. Berlokasi di Desa Kaliori Kecamatan Kalibagor, berjarak sekitar 15 kilometer dari Purwokerto. Gua yang dibuka bagi masyarakat umum semenjak tahun 1989 ini menyediakan beberapa sarana prasarana, di antaranya Kapel Ratu Surga, Jalan Salib, Taman Rosario, pendopo bagi para peziarah, dan banyak lainnya.

Situs Lembu Ayu

Situs Lembu Ayu via Instagram @jelajahdesabanyumas
Situs Lembu Ayu via Instagram @jelajahdesabanyumas

Situs satu ini memang belum diresmikan sebagai wisata religi di Banyumas. Namun terdapat beberapa pihak yang mengupayakan kawasan ini supaya dijadikan wisata religi. Sebab banyak orang datang ke cagar budaya ini untuk berziarah, di sebelah Situs Lembu Ayu terdapat sebuah petilasan yang diyakini sebagai makam seorang kiai. Situs yang terletak di Desa Susukan ini terdapat benda bersejarah berupa lingga dan dua buah yoni.

Sekian wisata religi di Banyumas tersebut memang memiliki sejarah cukup panjang dan dibangun berpuluh-puluh tahun lalu. Siap menyambut Teman Traveler yang hendak singgah. Sudah pernah mengunjungi yang mana? Next

ramadan

Wisata Offroad di Jawa Barat, Saatnya Liburan Uji Nyali di Jalur Ekstrem! Siapkan Pengaman!

Coba Angkutan Gratis Jatim Park untuk Wisatawan Yuk! Jelajah Area Plesiran Jadi Mudah dan Menyenangkan