in , ,

Air Terjun Pengempu, Menimba Keasrian Alam Bali Sambil Detoksifikasi Diri

Sajikan pemandangan paripurna Pulau Dewata

Kontur alam yang berbukit membuat Bali memiliki banyak sekali air terjun. Salah satunya yang akan dibahas kali ini adalah Air Terjun Pengempu di Tabanan. Apa keistimewaan destinasi wisata yang satu ini? Yuk, simak ulasannya!

Baca juga : Sambangi dan Resapi Pesona Sianjur Mula-mula, Desa Asal Suku Batak Pertama

Berada di daerah aliran Tukad Yeh Penet

Susunan Tebing di Sekitar Air Terjun (c) Suarcani/Travelingyuk
Susunan Tebing di Sekitar Air Terjun (c) Suarcani/Travelingyuk

Berlokasi di kawasan jurang yang dekat dengan Sangeh Monkey Forest, siapa sangka kalau air terjun yang satu ini ternyata sudah masuk wilayah Kabupaten Tabanan. Betul, Pengempu Waterfall dan Desa Cau Belayu merupakan wilayah Tabanan yang sedikit ‘nyempil’ ke Kabupaten Badung. Posisinya tepat di sebelah barat aliran Tukad Yeh Penet dengan akses jalan yang mulus dan lebar.

Teman Traveler bisa menemukannya dengan mudah, meskipun tanpa bantuan aplikasi. Cukup mengambil jalur ke kiri di pertigaan yang ada di sebelah utara Sangeh. Ada beberapa papan penanda yang dipasang warga setempat, yang akan membawa Teman Traveler ke lokasi.

Air Terjun dengan Debit Air Kecil

Air Terjun Pengempu (c) Suarcani/Travelingyuk
Air Terjun Pengempu (c) Suarcani/Travelingyuk

Berbeda dengan air terjun lain, Pengempu Waterfall memiliki debit air kecil dan ketinggian hanya sekitar 20 meter. Teman Traveler tidak akan sampai kehabisan energi untuk menuruni ratusan anak tangga menuju lokasi. Pengelola, yang dalam hal ini desa setempat, menyiapkan sarana dengan membeton setiap anak tangga, plus membuatkan pegangan berbahan besi.

Selama menuruni anak tangga, Teman Traveler akan disuguhi pemandangan hutan. Suasana begitu asri dan segar.  Pepohonan tumbuh rindah, membuat sepanjang jalan menjadi teduh dan sejuk. Sayangnya, kanopi hutan sedikit rapat sehingga menghalangi pandangan ke arah sekitar jurang.

Air terjun ini berada di dekat dasar jurang, dikelilingi tebing batu yang membuatnya seakan berada di ceruk gelap. Dengan debit yang tidak begitu besar, aliran air membentuk kolam kecil di dasarnya. Tetapi jangan salah, meski kecil tetapi desir angin yang dihasilkan lumayan membuat adrenalin terpacu.

Air Terjun yang Indah dan Tenang, tetapi Sayangnya Terkesan Kotor

Air Terjun Pengempu (c) Suarcani/Travelingyuk
Air Terjun Pengempu (c) Suarcani/Travelingyuk

Satu yang unik dari tempat ini adalah lokasinya yang seperti ceruk. Tebing batu dan pepohonan tinggi menutup pemandangan ke langit. Selain itu, ketika kami sampai, suasana sedang mendung sehingga area ini menjadi
gelap.

Di bagian selatan kolam, terdapat mata air yang dialirkan ke beberapa pancuran. Beberapa atribut persembahyangan seperti umbul-umbul dan tedung putih kuning ditancapkan, tanda bahwa area tersebut disucikan.

Airnya dingin sekali, cocok untuk Teman Traveler yang ingin berendam. Dasar kolam terdiri dari pasir halus yang langsung melesak begitu diinjak. Sayangnya, di beberapa bagian, pasir juga bercampur lumpur sehingga membuat air tampak keruh. Plus, adanya sampah plastik dan pakaian yang terbenam di antara pasir, membuat area ini terkesan kotor.

Ingin Mandi? Cobalah di Aliran Tukad Yeh Penet

img_20200101_114431_01_dmw.jpg
 Pancuran untuk Ritual Melukat (c) Suarcani/Travelingyuk

Dari beberapa informasi, dikatakan bahwa aliran air terjun ini berasal dari mata air desa setempat. Akan tetapi, saat berada di areal parkiran, Teman Traveler akan melihat jalur air juga bertemu dengan saluran air di sisi jalanan desa.

Ketika musim kemarau, debit air akan semakin menyusut. Nah, Teman Traveler bisa berpindah tempat mandi ke aliran Tukad Yeh Penet, yang
lokasinya ada di bawah air terjun. Jika ingin melakukan ritual penyucian diri atau melukat, kalian boleh menggunakan sarana air pancuran yang ada di dekat air mancur.

Akses Nyaman tanpa Tiket Masuk

Tangga menuju Air Mancur Pengempu (c) Suarcani/Travelingyuk
Tangga menuju Air Mancur Pengempu (c) Suarcani/Travelingyuk

Untuk menikmati keindahan Pengempu waterfall, Teman Traveler tidak dikenakan biaya masuk, tetapi disediakan kotak khusus bagi yang ingin
berdonasi. Areal parkirnya sendiri tidak begitu luas ya, hanya mengandalkan area pinggir jalan yang sempit. Tetapi akses jalan menuju air terjun tertata, tampak asri, dan tentunya membuat pengunjung nyaman. Hati-hati saat musim penghujan, karena beberapa ruas tangga agak lembab dan berlumut.

Bagi yang haus seusai mendaki, tenang, ada sebuah warung kecil di dekat pintu masuk.  Mereka menjajakan makanan dan minuman ringan. Di musim buah, Teman Traveler juga bisa membeli buah durian hasil kebun warga setempat.

Itulah tadi ulasan singkat tentang Air Terjun Pengempu di Bali. Tertarik untuk berwisata sambil menenangkan diri di sini? Next

ramadan

Rambut Monte, Indahnya Perpaduan Alam dengan Situs Bersejarah

Taman Sari Goa Sunyaragi, Wisata Heritage Kota Cirebon.

Taman Sari Goa Sunyaragi, Wisata Heritage Kota Cirebon