in , ,

Berkunjung ke Benteng Portugis, Menapaki Jejak Sejarah di Jepara

Napak Tilas Sejarah Bangsa di Benteng Portugis Jepara

Benteng Portugis
Benteng Portugis (c) MS Fahrudin/Travelingyuk

Ada banyak cara untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Salah satunya dengan mengunjungi lokasi yang pernah jadi saksi bisu peristiwa penting. Nah, jika sedang eksplor wisata Jepara, Teman Traveler bisa mampir ke Benteng Portugis.

Baca juga : Lomie Imam Bonjol di Bandung, Sajikan Kenikmatan Sejak Tahun 1977

Benteng satu ini menyimpan banyak kisah sejarah menarik. Sembari melancong, Teman Traveler bisa belajar banyak soal keberadaan Portugis di sini. Penasaran? Mari simak pengalaman saya menjelajah selengkapnya.

Mudah Dijangkau

Pintu masuk Benteng Portugis (c) Fahrudin/Travelingyuk

Benteng Portugis berada di utara Jawa, tepatnya di Desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Dari pusat kota penghasil ukiran kayu berkualitas tinggi tersebut, jaraknya kira-kira 45 kilometer. Meski cukup jauh, akses menuju sini tidak terlalu sulit kok Teman Traveler.

Jejak Portugis di Tanah Jawa

Penanda lokasi (c) Fahrudin/Travelingyuk

Sesuai namanya, benteng ini dibangun oleh Portugis. Namun demikian, keberadaannya justru sempat dimanfaatkan untuk mengalahkan VOC. Jika melihat kembali sejarah, Portugal dan VOC memang sempat berseteru. Hal ini lantas membuat Sultan Agung, Raja Mataram, merasa terancam.

Ia pun menjalin kerja sama dengan Portugis untuk mengusir VOC lewat jalur laut. Dari kesepakatan ini, lahirlah Benteng Portugis. Meski demikian, orang-orang Portugis kabarnya tak lama-lama berada di sini. Dari sekian banyak faktor penyebab, salah satunya karena hal-hal mistis. Teman Traveler boleh percaya boleh tidak ya.

Sekarang Sudah Tak Menyeramkan

Pasca kemerdekaan Indonesia, kondisi Benteng Portugis berubah total. Dari awalnya sebagai lokasi peperangan, bangunan lawas ini disulap menjadi tempat wisata. Jejak maupun kesan seram sudah tidak ada sama sekali.

Saya sendiri sudah dua kali menginjakkan kaki di wisata sejarah satu ini, Teman Traveler. Dalam kunjungan terakhir, saya menyadari ada beberapa perubahan. Kawasan sekitar kini lebih dipercantik. Selain itu ada sejumlah spot foto menarik agar pengunjung merasa lebih betah.

Menikmati Keindahan dari Bukit

Pemandangan dari atas bukit sekitar benteng (c) Fahrudin/Travelingyuk

Selagi berada di kawasan sekitar benteng, Teman Traveler bisa sekalian menikmati semilir angin pantai. Pasalnya bangunan kuno ini langsung menghadap lautan. Sejauh mata memandang, kalian bakal disuguhi birunya laut dan deretan pepohonan rindang. Sesekali nampak perahu nelayan hilir mudik.

Fasilitas yang tersedia di sekitar benteng juga sudah cukup lengkap, mulai dari mushola hingga kamar kecil. Ada pula area khusus pedagang makanan dan suvenir di tepian jalan. Menyenangkan rasanya habiskan liburan di sini.

Murah Meriah

Salah satu spot foto di sekitar benteng (c) Fahrudin/Travelingyuk

Tak butuh biaya banyak untuk masuk ke kawasan Benteng Portugis. Cukup rogoh kocek Rp5.000 per orang, Teman Traveler sudah bisa rasakan nikmatnya jalan-jalan sambil hirup udara segar di sekitar bangunan peninggalan bangsa asing ini.

Itulah sedikit pengalaman saya menjelajah di Benteng Portugis. Seru dan asyik. Tak hanya jalan-jalan, saya juga bisa mendapat banyak pengetahuan baru soal sejarah bangsa. Bagaimana, adakah Teman Traveler yang sudah menginjakkan kaki di sini juga? Next

ramadan

Written by MS Fitriansyah

Penulis adalah kontributor lepas di travelingyuk.com

Tempat Menginap di Jogja dengan Spot Piknik, Staycation Lebih Seru

wisata di dunia untuk pecinta kopi

Spa Sampai Tour Sejarah, Ini Wisata Kopi di Dunia