in , ,

Candi Pari, Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Masih Kokoh Hingga Kini

Masih ada artefak yang tersisa di sini

Di Sidoarjo ternyata juga memiliki benda peninggalan kerajaan, Teman Traveler. Namanya adalah Candi Pari yang dibangun pada masa Kerajaan Majapahit. Meski semua arcanya sudah tersimpan di Museum Nasional, tapi candinya masih bisa dilihat keindahannya. Kalau kalian penasaran dengan candi tersebut, simak ulasan berikut, ya.

Baca juga : Mengintip Gaharnya Kadal Raksasa di Tengah Keindahan Pulau Komodo

1. Lokasi Candi

candi pari
Bagian samping Candi Pari (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Candi ini berlokasi di Dusun Candi Pari Kulon, Desa Candi Pari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Untuk mengunjungi destinasi wisata ini membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Kota Sidoarjo. Nah, ketika berkunjung ke museum ini, para pengunjung tidak dipungut biaya apapun. Hanya mengisi buku tamu yang tersedia di tempat penjagaan.

2. Sebuah Situs Purbakala yang Masih Terawat

candi pari
Candi dari depan (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Berlokasi di area pemukiman penduduk, membuat candi ini semakin terawat. Masyarakat yang berada di sekitar candi bergotong royong supaya situs bersejarah ini tetap terjaga kelestariannya. Ini juga dilakukan agar wisatawan semakin tertarik untuk berkunjung ke candi yang didirikan di bawah kekuasaan Hayam Wuruk ini.

3. Bangunan Candi Terbuat dari Bata Merah

candi pari
Bagian depan candi (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Candi ini memiliki empat bagian pada bangunannya. Meliputi kaki, badan, bilik dan atap candi. Hampir sepenuhnya terbuat dari batu bata merah. Hanya beberapa bagian candi yang terbuat dari batuan andesit.

4. Sudut Bangunan Candi yang Mempunyai Makna Tersendiri

candi pari
Pintu masuk candi (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Candi ini mempunyai 2 pintu masuk utama ke dalam biliknya. Hal ini tergolong unik, karena tidak pernah ada candi di Jawa Timur yang seperti ini. Sementara itu di atas pintu-pintu biliknya terdapat angka 1293 Saka yang merupakan tahun berdirinya Candi Pari ini atau diterjemahkan menjadi tahun 1371 Masehi.

candi pari
Bagian samping candi (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Untuk bagian kaki candi berbentuk bujur sangkar, dengan panjang dan lebar sekitar 10 meter. Sedangkan ketinggian kaki candi mencapai 2 meter. Kemudian pada salah satu sisinya bisa kita temukan sebuah tangga naik menuju ke pintu bilik. Tangga naik ini merupakan hasil restorasi tim pengelola dan pelestari candi, karena sebelumnya saat ditemukan bagian tangga di sisi ini sudah tak berbentuk.

lrm_export_20190811_130933_1Br.jpg
Tangga candi (c) Welly Handoko/Travelingyuk

5. Terdapat Beberapa Artefak

lrm_export_20190811_130909_zfu.jpg
Artefak candi (c) Welly Handoko/Travelingyuk

Walaupun sebagian besar artefak sudah disimpan di Museum Nasional, ternyata masih ada dua yang tersisa di dalam bilik candi. Satu di antaranya berupa sisa badan arca yang terpotong tanpa bagian kaki dan juga kepala. Selain itu ada juga sebuah kotak batu yang berbentuk seperti peti.

Sangat tak disangka apabila Sidoarjo ternyata punya situs peninggalan kerajaan. Menariknya, candi ini begitu terawat, sehingga mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Jadi, jangan lupa berkunjung ke sini ketika sedang berada di Sidoarjo, ya. Next

ramadan

7 Kuliner Serba Ungu di Malang, Tampilan Kekinian dengan Rasa Tak Tergantikan

5 Taman Terindah dan Sakral di Nagoya, Spot Instagenik di Bumi Sakura