in , ,

Pantai Wai Ipa, Wisata Indah di Kepulauan Sula Maluku Utara

Daerah Maluku Utara terdiri dari berbagai macam pulau-pulau
kecil eksotis, dari berpenghuni hingga yang tidak berpenghuni. Salah satu yang menarik, Pantai Wai Ipa daya tarik wisata pantai di Kepulauan Sula, tepatnya di kota Sanana. Yuk simak ulasan berikut ini.

Baca juga : Pancer Door, Pantai di Pacitan Seindah Bali

img_20190905_120652_Ayb.jpg
Bandara di Sanana, Kepulauan Sula (c) Cynthia Aprilia

Sekilas Kepulauan Sula

img_20190906_170942_fNn.jpg
Dari Tepi Pulau Sanana dapat terlihat Pulau Mangoli (c) Cynthia Aprilia

Teman Traveler mungkin belum pernah mendengar dan belum banyak yang tahu Kabupaten Kepulauan Sula, Untuk ke tempat yang belum banyak wisatawan ini, harus mencapai Ternate atau Ambon terlebih dahulu, sebelum naik kapal pesawat kecil maupun kapal laut.

Teman Traveler dapat mengunjungi Kepulauan Sula menggunakan opsi pertama mengendarai pesawat kecil model Cessna C208B Grand Caravan milik Susi Air. Penerbangan ditempuh dalam waktu kurang lebih 90 menit. Harga untuk satu kali penerbangan ke Sula adalah Rp 375.000.

img_20190905_103324_1_2_4V7.jpg
Pesawat Cessna (c) Cynthia Aprilia

Pesawat ke Kepulauan Sula tidak tersedia setiap hari, hanya ada hari selasa dan kamis dengan jadwal yang kadang berubah-ubah. Selain Susi Air, Teman Traveler juga dapat menggunakan Trigana Air dengan biaya lebih mahal, Rp 950.000 per orang.

Jika tidak bisa menggunakan pesawat, maka tersedia transportasi lain berupa kapal laut dengan biaya kisaran Rp 300.000 per orang. Namun, waktu yang dibutuhkan cukup lama, yaitu kurang lebih 14 jam. 

Lokasi Pantai Wai Ipa

img_20190906_182509_xPs.jpg
Pemukiman di sekitar Pantai  (c) Cynthia Aprilia

Pantai Wai Ipa berada di Desa Wai Ipa, Sanana. Lokasinya tidak
terlalu jauh dari Bandara Emalamo ketika turun dari pesawat. Pusat kota Sanana yang merupakan ibukota dari Kepulauan Sula. Hanya berjarak
kurang lebih 4 km dari tempat pusat kota Sanana, pantai Wai Ipa dapat diakses dengan kendaraan bermotor hanya sekitar 15 menit saja.

Jalan menuju pantai Wai Ipa setelah keluar dari kota banyak dihiasi oleh pohon-pohon kelapa yang semakin banyak, ketika dekat dengan pantai. Akses menuju pantai sudah bagus, jalan dilapisi aspal dan letaknya tidak jauh dari kota membuat tempat ini sangat populer, dikunjungi oleh warga sekitar yang hendak berwisata atau melepas penat sejenak.

Pemandangan Indah Pantai Wai Ipa

img_0890_p8A.jpg
Tepi Pantai (c) Cynthia Aprilia

Sesampainya di pantai Wai Ipa, pemandangan laut berwarna biru jernih dan matahari yang akan terbenam membuat kagum. Belum lagi batuan kerikil, ramah untuk ditapaki dengan kaki telanjang dan angin sepoi di sore hari, menambah suasana rileks ketika mengunjungi pantai ini.

Jikalau Teman Traveler menengok ke kiri, maka akan tampak Pulau Mangoli yang masih merupakan bagian dari Kabupaten Kepulauan Sula. Jangan khawatir jika Teman Traveler ingin membagikan momen di pantai ini.

Karena jaringan internet di pulau ini masih menjangkau pantai Wai
Ipa, sehingga update media sosial tidak menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, hanya provider tertentu yang dapat digunakan di Kepulauan Sula, itupun hanya di sekitar Kota Sanana.

Kuliner Pantai Wai Ipa

img_0892_3UT.jpg
Warung-warung Penjual Makanan (c) Cynthia Aprilia

Di pantai Wai Ipa, cukup banyak gubuk-gubuk yang berdiri menyediakan makanan dan minuman. Untuk menemani dalam menikmati panorama di pantai ini. Gubuk-gubuk ini mulai buka dari siang sekitar pukul 14.00 hingga sekitar pukul 19.30.

Kuliner yang disediakan berupa cemilan khas Maluku Utara, yakni pisang goreng dengan sambal roa dan minuman andalan di pinggir pantai, yakni air kelapa muda. Selain itu ada juga minuman khas Maluku Utara, yakni air guraka.

Air guraka terdiri dari gula aren, jahe, dan kenari. Teman Traveler jangan sampai melewatkan air guraka karena sore menjelang malam hari sudah habis. Paket pisang goreng dengan sambal roa dan air kelapa muda, dibanderol Rp 30.000 per paket.

img_0891_7w0.jpg
Pisang Goreng dan Sambal Roa Khas Maluku Utara (c) Cynthia Aprilia

Rasa pisang tidak terlalu manis, serta teksturnya yang tidak lembek cocok dengan profil sambal roa lebih cenderung gurih dibanding rasa pedasnya. Ternyata kombinasi “aneh” ini mampu menaklukan lidah. Air kelapa mudanya segar, namun tidak jauh berbeda dengan air kelapa di wilayah lain.

Disediakan juga susu kental manis dan sirup apabila ingin menambah rasa manis di air kelapa muda yang dipesan. Sebagai salah satu tempat favorit warga dan pelancong di Kepulauan Sula, pantai Wai Ipa menawarkan pemandangan dan makanan yang enak.

Tempat ini masih menyimpan potensi untuk menjadi lebih baik apabila dapat menyediakan fasiltas pendukung. Seperti toilet yang saat ini belum tersedia di pantai ini. Apabila Teman Traveler berkesempatan untuk berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Sula, jangan lupa menyempatkan waktu untuk menikmati Pantai Wai Ipa. Next

ramadan

Candi Gentong, Situs Bersejarah Tersembunyi di Tengah-tengah Komplek Trowulan

Omah Iwak Badher Bang, Wisata Seru Pecinta Ikan