in ,

Mbah Niah, Sosok Penjual Rujak Cingur Kaki Lima di Sudut Kota Surabaya

Rujak Cingur Mbah Niah di Surabaya

Rujak Cingur Mbah Niah Surabaya

Rujak cingur merupakan salah satu kuliner khasnya Surabaya. Sajiannya sangat sederhana, tapi menyehatkan karena kandungan sayuran di dalamnya. Di balik hidangan istimewa tersebut, ternyata banyak cerita menarik tentang perjuangan sang penjual. Salah satunya Mbah Niah, penjual rujak cingur kaki lima yang hampir berusia satu abad. Penasaran ceritanya?

Baca juga : Kegiatan Seru Saat Menginap di Villa Arusha Jogja, Bisa Piknik Juga!

Wanita Tangguh Berusia Lebih dari 80 Tahun

Warung rujak cingur Mbah Niah
Warung rujak cingur Mbah Niah via instagram/@jejaringmakanan

Mbah Niah, begitulah orang mengenal nenek tua renta yang berjualan di Jl. KH Mas Mansyur 66. Dilihat dari wajahnya, Mbah Niah yang berasal dari Desa Gungguh, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan tidaklah muda lagi. Kira-kira usianya sudah mencapai lebih dari 80 tahun. Pun demikian, penjual rujak cingur ini tetap tangguh dan kuat melayani pembeli.

Jualan Rujak Cingur untuk Biaya Hidup

Rujak buatan Mbah Niah
Rujak buatan Mbah Niah via instagram/@jejaringmakanan

Bukanlah warung, tempat jualan Mbah Niah sangat sederhana di pelataran toko. Hanya bermodalkan meja, nenek ini bisa menjual barang dagangannya dari sore hari hingga sekitar jam 2 pagi. Konon, ia bekerja keras setelah toko tutup demi memenuhi kebutuhan pribadi. Selain membayar rumah kontrak per tahun, wanita yang tidak memiliki anak ini juga harus merawat suaminya yang sudah tidak sehat lagi.

Rujak Citarasa Khas Madura

Rujak khas Madura buatan Mbah Niah
Rujak khas Madura buatan Mbah Niah via instagram/@jejaringmakanan

Meski sangat sederhana, tak ada salahnya menjajal rujak cingur racikan Mbah Niah. Meski tangannya tak sekuat dulu, tapi kamu masih bisa merasakan sensasinya rujak khas Madura. Seporsinya timur, krai, bengkuang, nanas, kedondong, kecambah, hingga lontong. Citarasanya enak, dengan rasa petis yang menggugah selera. Selain itu, kamu juga bisa memesan lontong mie buatan Mbah Niah.

Jualan Sejak Indonesia Merdeka

Mbah Niah, Penjual Rujak di Surabaya
Mbah Niah, Penjual Rujak di Surabaya via instagram/@herry_wibowo_photo

Di balik usianya tersebut, ternyata Mbah Niah sudah lama berjualan rujak cingur. Bahkan ketika pemerintahan presiden pertama, ia sudah berjualan kuliner enak ini dengan harga 1-100 perak. Hingga kini, jualan Mbah Niah masih murah meriah. Seporsi rujak Mbah Niah hanya Rp10.000. Murah meriah dan nggak bikin kantong bolong kan?

Rujak cingur memang biasa dijajakan saat siang hari. Namun, jika kamu mencarinya di malam hari, rujak racikan Mbah Niah ini bisa jadi rekomendasi. Next

ramadan
Gaya Astira kala liburan di Tamansari

Gaya Liburan Astira Intan Vernadeina, Wakil Indonesia di Miss Eco International 2018

Pilihan Soto Ceker di Jakarta yang Bisa Kamu Coba