in , ,

Kekuatan Magis Sikerei, Tabib Penyembuh Suku Mentawai

Mengenal Lebih Dekat Sang Sikerei

FI Sikerei Mentawai instagram @erisonjkambari
FI Sikerei Mentawai instagram @erisonjkambari

Mentawai yang merupakan sebuah pulau di Sumatera Barat dihuni oleh orang-orang suku yang menjaga adat, budaya, dan tradisi. Suku Mentawai memang penghuni asli di sini. Nama Mentawai juga lekat dengan sebutan Tanah Sikerei. Sikerei merupakan tabib asli Suku Mentawai atau juga bisa disebut dukun. Mari mengenal mereka lebih dekat!

Baca juga : Deretan Wisata Labuan Bajo, Pesona Keindahannya Bikin Melongo

Profesi Turun Temurun

img_20191022_163931_ssy.jpg
Sikerei Suku Mentawai ketika prosesi adat/ via instagram @erisonjkambari

Sikerei merupakan profesi turun temurun dari nenek moyang Suku Mentawai. Orang yang berprofesi sebagai Sikerei disebut-sebut bisa menyembuhkan segala jenis penyakit, bahkan yang tidak bisa ditangani secara medis.

Dalam mengobati, Sikerei tak pernah mematok berapa biaya yang harus dibayar oleh pasien. Biasanya, si pasien memberikan daging ayam atau babi sebagai upah Sikerei. Namun, tidak membayar juga tak masalah.

Rata-rata masyarakat adat Mentawai terutama yang berada di pedalaman lebih memilih berobat pada Sikerei dibanding layanan kesehatan yang disediakan pemerintah.

Bahkan, banyak dari masyarakat Suku Mentawai asli yang sudah merantau ke tempat jauh ketika sakit lebih memilih pulang dan berobat kepada tabib Suku Mentawai ini supaya sehat bugar lho Teman Traveler.

Cara Pengobatan yang Unik

img_20191022_163942_FwC.jpg
Sikerei Punya Cara Pengobatan Unik/ via instagram @erisonjkambari

Rakyat Mentawai percaya, seseorang yang sakit dikarenakan jiwanya sedang meninggalkan tubuhnya. Untuk mengobatinya diperlukan seorang yang memiliki kekuatan spiritual yang tinggi. Bagi masyarakat Mentawai, Sikerei dianggap memiliki kemampuan untuk memanggil kembali jiwa tersebut.

Proses ritual pengobatan (pasilagek) dimulai dengan menghaluskan dedaunan yang digunakan sebagai ramuan obat. Selama prosesi ini, Sikerei terus merapalkan mantra. Rapalan mantra merupakan komunikasi Sikerei dengan para leluhur (ukkui) yang membantunya dalam ritual pengobatan itu.

Pengobatan dilanjutkan dengan tarian mistis yang disebut Turuk. Sama seperti rapalan mantra, tarian tersebut juga merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan arwah leluhur.

Seorang Sikerei memegang peran penting dalam kehidupan masyarakat Suku Mentawai. Selain ahli dalam pengobatan, Sikerei juga diberi kepercayaan untuk menjadi pimpinan dalam setiap upacara adat, mulai dari upacara kelahiran, pergi ke ladang, berburu ke hutan, hingga upacara kematian.

FI Sikerei Mentawai instagram @erisonjkambari
Sikerei Ketika Berburu/ via instagram @erisonjkambari

Dipercaya Bisa Meramal

FI Sikerei Mentawai instagram @erisonjkambari
Sikerei/ via instagram @erisonjkambari

Selain dikenal sebagai tabib, Sikerei juga dianggap bisa meramal nasib masa depan. Sikerei sering berperan sebagai media pelancar komunikasi antara manusia serta makhluk lain yang menghuni bumi.

Menurut kepercayaan Suku Mentawai, dengan adanya ritual yang dijalani oleh para Sikerei, keharmonisan hidup antara kedua alam akan tetap terjaga.

Status Tertinggi di Suku Mentawai
Profesi Sikerei tidak bisa diembankan kepada sembarang orang. Mereka harus punya garis keturunan dari leluhur yang pernah punya profesi sama. Selain itu, profesi ini adalah panggilan yang diperintahkan melalui mimpi.

Menurut kepercayaan Suku Mentawai, Taikamanua (Tuhan) akan memberikan ilmu yang istimewa kepada siapapun yang dipilih menjadi Sikerei. Kemudian, dengan hal itu mereka bisa berkomunikasi dengan makhluk selain manusia.

Meski begitu tidak mudah untuk menjadi Sikerei. Proses menjadi Sikerei melewati beberapa tahapan yang berlangsung dalam hitungan tahun. Seorang calon akan diuji secara mental maupun fisik, mulai dari kemampuan meramu obat-obatan hingga meditasi untuk menemui roh leluhur (Pagetasabbau).

Itu sedikit ulasan mengenai Sikerei ya Teman Traveler. Tertarik berkunjung ke Mentawai? Next

ramadan
Ruang Amarah

Panas Pengin Ngamuk! Puasin Hancurkan Barang di Ruang Amarah!

Kontruksi Tak Layak, Atap SD Gentong Pasuruan Ambruk