in ,

Tak Lekang Oleh Waktu, Tahu Talaga Bandung Masih Eksis Hingga Kini Walau Usianya Hampir 1 Abad

Menikmati tahu legendaris yang berasal dari Bandung. Punya rasa dan sensasi yang beda!

Tahu Talaga Bandung
Tahu Talaga Bandung

Jika membahas soal makanan, kuliner legendaris tetap menarik perhatian walau telah lama berdiri. Biasanya, hal yang menjadi daya tarik adalah tiap tempat punya cita rasa khas. Salah satu kota yang menyimpan banyak kuliner menarik adalah Bandung. Di sini, Teman Traveler akan menemukan sebuah pabrik tahu bernama Tahu Talaga. Tak hanya legendaris, kuliner satu ini juga populer. Mau tahu keistimewannya? Kulik lebih lanjut yuk!

Baca juga : Exploring Mangunan, a Forest With Countless Hills

Awal dari Tahu Talaga

Awal berdiri Tahu Talaga
Awal berdiri Tahu Talaga via Instagram/tahutalaga

Berlokasi di Jalan Sudirman 227 dan tak jauh dari Jalan Braga, Tahu Talaga ini dulu dikenal sebagai Tahu Yun Sen. Didirikan tahun 1938 (80 tahun) oleh Liu Phak Phine, jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia kata Yun Sen berarti ‘seterusnya maju’. Dulu berbentuk rumah sekaligus pabrik tahu, Liu mengelola tempat ini bersama dengan istrinya Mak Ilot. Dan pada tahun 2000 bisnis dikelola oleh Hendra bersama dengan adik kandugnya Fifi Yuliana yang merupakan generasi ketiga hingga kini. Di tempat inilah, tahu berwarna kuning dan putih diproduksi sekaligus dijual.

Menjaga Kualitas

Warung Talaga
Warung Talaga via Instagram/bbygail_27

Kunci dari bertahannya Tahu Talaga adalah selalu menjaga kualitas. Tak heran mereka telah memiliki pelanggan tetap yang berasal dari berbagai daerah. Ia pun selalu menggunakan bahan baku berkualitas dan juga higienis. Tak heran, pelanggan yang berkunjung dapat menghirup aroma kunyit yang kuat dari luar. Penyimpanan hingga pengolahan dilakukan secara hati-hati dan teliti.

Dapurnya juga terbuka dan terlihat sangat bersih, bahkan para pekerja selalu menggunakan sarung tangan setiap saat. Tahu selalu diproduksi di pagi hari untuk dihabiskan siang dan produksi siang untuk sore. Mereka memastikan tahu selalu dalam kondisi segar. Bahkan tahu kuning miliknya bisa langsung dikonsumsi tanpa harus digoreng atau diolah lebih dulu.

Menggaet Petani Lokal

Menggandeng petani lokal
Menggandeng petani lokal via Instagram/tahutalaga

Berbeda dari pabrik tahu kebanyakan, mereka sama sekali tidak memasukkan bahan pengawet dan pewarna buatan sehingga aman dan sehat untuk dikonsumsi. Bahan yang digunakan juga tak harus impor, mereka percaya bahwa Indonesia memiliki bahan baku berkualitas tinggi. Tahu Talaga telah bekerjasama dengan para petani lokal salah satunya dengan para petani di Jawa Timur, bahkan mereka juga berani memberikan harga mahal.

Beberapa Varian Menarik

Macam-macam menu tahu
Macam-macam menu tahu via Instagram/bemp777

Salah satu inovasi Hendra dan adik kandungnya adalah Warung Talaga. Di sini mereka menjajakan berbagai macam varian tahu yang dikemas secaara menarik. Menu-menu seperti tahu sambal matah, sekoteng tahu, tahu organik, batagor, tahu bodo, lengkap di sini. Semua dikemas secara kekinian dan juga sering dijadikan oleh-oleh. Jika ingin dibawa keluar kota, tahu biasa mampu bertahan selama 2 minggu dengan vakum pack. 

Kalau membahas kuliner Bandung memang tidak ada habisnya. Selalu ada hal menarik yang ada di dalamnya. Jadi, apakah Teman Traveler sudah mencoba sajian khas Tahu Talaga ini? Next

ramadan
Pemandangan Monjali dari udara

Liburan Bareng Keluarga? 5 Tempat Wisata di Yogyakarta Ini Wajib Dikunjungi

Penginapan murah di Uluwatu

Suka Backpackeran ke Bali? Ini Deretan Akomodasi Murah di Uluwatu Kisaran 100 Ribu