in ,

Tips Belanja Hemat di Malioboro, Borong Banyak Nggak Bikin ATM Jebol

Belanja Hemat di Malioboro itu Semacam Keharusan, Ada Nih Tips Supaya Nggak Bikin ATM Jebol

Tips Belanja Hemat di Malioboro
Tips Belanja Hemat di Malioboro

Sudah tiba di penghujung tahun, artinya liburan akhir tahun harus segera direncanakan. Mulai dari Natal, sampai tahun baru. Beragam hal bisa dilakukan di Jogja. Nah, berlibur terasa hampa kalau tidak berbelanja. Walau hanya sekedar membeli oleh-oleh sederhana, tetap menyenangkan. Lokasi cukup populer untuk wisata belanja adalah Malioboro. Namun kalau kelepasan, ATM bisa jebol nggak jadi liburan hemat. Jangan khawatir, ada nih tips belanja hemat di Malioboro. Yuk disimak.

Baca juga : Kuliner Populer Bali dengan Banyak Cabang, Tak Perlu Repot Antre

Ikutin List Oleh-oleh yang Dibuat

Bikin List Belanja via Shutterstock
Bikin List Belanja via Shutterstock

Supaya belanja hemat di Malioboro, sebelum meluncur ke lokasi buatlah daftar apa saja yang akan dibeli. Catat di dalam note handphonemu atau pakai cara konvensional, dicatat di buku saku. Kalau sudah ada barang yang dibeli, tinggal dicentang atau dicoret. Beli dulu barang-barang yang sudah tertera di daftar belanjaan Teman Traveler. Tahanlah godaan untuk membeli lebih daripada yang telah direncanakan.

Ambil Uang di ATM Pas-pasan

Siapkan Uang Cash Secukupnya via Shutterstock
Siapkan Uang Cash Secukupnya via Shutterstock

Kalau sudah membuat list oleh-oleh, buatlah perkiraan habis biaya berapa. Teman Traveler cukup menyiapkan uang cash sesuai dengan rancangan belanja hemat di Malioboro yang telah dibuat. Kalau belanja di toko memang sebagian menyediakan pembayaran non-tunai, namun di kios luar masih jarang bahkan belum ada fasilitas itu. Sehingga kalau uang pas, mau tidak mau harus rem belanjaan. Walau banyak sarana ATM di kawasan Malioboro, tapi coba saja tanamkan untuk tidak mengambil lagi dan lagi. Atau kalau perlu tidak usah membawa ATM sekalian.

Bandingkan Harga di Toko dan Kios Luar

Bandingkan Harga di Toko dengan Kios Luar via Shutterstock
Bandingkan Harga di Toko dengan Kios Luar via Shutterstock

Teman Traveler akan menemukan toko dan kios di sepanjang Jalan Malioboro, menjual beragam barang mulai dari baju sampai aksesori. Satu kios dengan kios lainnya biasanya menjual barang yang tidak jauh berbeda. Sebelum memutuskan membeli dimana, bandingkan dulu harga di toko dengan kios luar. Membeli di toko memang terkesan lebih mahal, namun itu semua kurang tepat. Toko di Malioboro malah sering memasang harga standar, sehingga tidak perlu menawar. Walau begitu kalau menemukan harga yang lebih murah di kios luar, tentu pilihlah yang itu. Demi hemat harus berjuang ya.

Nawar Boleh Tapi Jangan Terlalu Parah

Menawar Harga Sewajarnya via Shutterstock
Menawar Harga Sewajarnya via Shutterstock

Semenjak beberapa waktu lalu, harga barang terutama jenis kaus di kios luar Malioboro telah diberikan harga tetap. Misalnya kaus katun sablon biasa harga Rp20 ribuan, bordir Rp35 ribuan, kaus biasa Rp15 ribuan. Sehingga kalau membeli kaus baik di kios luar maupun toko, harganya akan sama saja. Berbeda dengan barang-barang lain seperti aksesori maupun beragam produk batik, rata-rata masih bisa ditawar. Tawarlah harga sewajarnya, jangan terlalu parah. Penjual memang menaikkan harga karena tahu para pelancong biasanya menawar. Bisa juga mintalah diberi harga pas, kalau Teman Traveler langsung setuju biasanya malah harga dipotong lagi.

Minta Diskon Kalau Beli Borongan

Minta Diskon Kalau Beli Banyak via Shutterstock
Minta Diskon Kalau Beli Banyak via Shutterstock

Tidak jarang ketika membeli oleh-oleh sekalian untuk orang banyak yang telah menunggu di rumah. Bisa nih minta diskon kalau Teman Traveler membeli banyak barang sekaligus. Sebelum memutuskan memborong, katakanlah kepada penjual bahwa Teman Traveler hendak memborong. Tanyakan bisa dipotong sampai berapa persen. Kalau deal, langsung deh beli oleh-oleh seabrek di situ. Belanja hemat di Malioboro bisa terlaksana deh.

Tahan Diri Waktu Penjual Nawarin Banyak Barang

Beragam Suvenir Kadang Bikin Hati Goyah via Shutterstock
Beragam Suvenir Kadang Bikin Hati Goyah via Shutterstock

Teman Traveler hanya butuh membeli gelang kayu beberapa biji untuk saudara dan kawan di rumah. Namun di tempat yang sama dijual aksesori lain seperti tas laptop batik, sandal batik, celana kulot batik, dan banyak lainnya. Disinilah kekuatan Teman Traveler diuji, tahan atau tidak untuk mengabaikan barang-barang tersebut. Kalau penjual memperhatikan Teman Traveler sedang bimbang antara membeli atau tidak, maka mereka akan langsung menawarkan barang-barang tersebut. Saatnya melihat kembali daftar belanjaan yang sudah dibuat ya.

Ramah-ramahin si Penjual, Diajak Ngobrol Dikit-dikit

Ngobrol sama Penjual via Shutterstock
Ngobrol sama Penjual via Shutterstock

Coba deh waktu liat-liat barang yang akan dibeli, sembari mengajak ngobrol si penjual. Pujilah betapa bagus produk miliknya, tanyalah apakah membuat sendiri, angkat topik tentang pembeli yang suka menawar keterlaluan. Sekalian ajak ngobrol tentang kehidupannya. Biasanya mereka cukup antusias menjawab. Nah ketika hendak membeli, siapa tahu diberi diskon. Eh tapi Teman Traveler jangan ikutan nawar terlalu parah ya.

Kalau Bisa Ngomong Pakai Bahasa Jawa atau Medokin Logat Kamu

Pakai Bahasa Jawa atau Medokin Logat via Shutterstock
Pakai Bahasa Jawa atau Medokin Logat via Shutterstock

Cara belanja hemat di Malioboro satu ini masih cukup ampuh sampai sekarang, walau memang tidak semua penjual mempan ya. Berbicaralah menggunakan bahasa Jawa ketika bertanya mengenai barang yang dijual. Kalau tidak bisa berbahasa Jawa, medokin logat kamu. Ada beberapa penjual, tidak semua loh ya, menaikkan harga semakin tinggi pada pemilik aksen bahasa tertentu.

Semoga tips belanja hemat di Malioboro yang telah diulas di atas dapat membantu Teman Traveler ya. Supaya permintaan oleh-oleh terpenuhi, tapi nggak bikin kantong kempes. Jadi sudah siap meluncur liburan di Jogja? Next

ramadan

Senggigi Sunset Jazz 2018, Nikmati Kesyahduan Alunan Musiknya Sekaligus Keindahan Pantai

Liburan Tahun Baru di Jogja

Liburan Tahun Baru di Jogja dan Sekitar, dari Pesta Kembang Api sampai Menikmati Sunrise Pertama 2019