in , ,

Tips Menyelamatkan Diri dari Kebakaran saat Mendaki Gunung

Sebelum Kembali Mendaki saat Musim Kemarau, Simak Tips Menyelamatkan Diri dari Kebakaran Hutan

Musim kemarau memang menjadi waktu yang tepat untuk merealisasikan rencana pendakian. Namun yang perlu diingat, Teman Traveler harus selalu berhati-hati dengan potensi kebakaran hutan. Yuk simak Tips menyelamatkan diri dari kebakaran saat mendaki gunung.

Baca juga : Mie Lampung Uno, Hidangan Istimewa di Kota Jogja

anna_popovic_zzkmki0yh6i_unsplash_fV5.jpg
Ilustrasi Kebakaran Hutan via unplash

Seperti yang telah kita ketahui bersama, beberapa waktu lalu beberapa gunung favorit pendaki di Indonesia sedang dilanda kebakaran hutan. Seperti Semeru, Arjuno, Sumbing, Ciremai hingga Rinjani.

Bahkan tidak sedikit juga beberapa pendaki yang sempat terjebak didalamnya. Tentu tak ada yang ingin mengalami pengalaman terjebak dalam situasi kebakaran saat mendaki gunung.

Tapi tak ada salahnya Teman Traveler menyimak tips-tips berikut ini. Tiga langkah antisipasi menyelamatkan diri dari kebakaran saat mendaki gunung. Yuk simak lebih lanjut ulasannya.

Jangan Panik

lucas_favre_jnoncffwrna_unsplash_mPG.jpg
Ilustrasi Panik via unplash

Tak hanya untuk menyelamatkan diri dari kebakaran hutan saat mendaki gunung, panik memang akan membuat segala sesuatu menjadi runyam. Langkah pertama yang harus Teman Traveler lakukan saat dihadapkan dengan kebakaran hutan ketika mendaki gunung yakni jangan panik.

Turun dengan cepat, namun tetap saja harus hati-hati dan tidak tergesa-gesa. Sebelum segera bergerak turun dari jalur pendakian, jangan lupa cek dulu rombongan Teman Traveler saat mendaki.

Pastikan semua anggota lengkap dan tetap kompak saat turun dari jalur pendakian. Sifat yang diharamkan saat mendaki gunung adalah egois. Hindari turun seorang diri karena panik dan meninggalkan rombongan begitu saja.

Perhatikan Arah Api

edi_libedinsky_1bhp9zbphve_unsplash_EYF.jpg
Ilustrasi Perhatikan Arah Api via unplash

Rombongan sudah lengkap, yuk segera turun dari jalur pendakian. Jangan terlalu terburu-buru, luangkan waktu sejenak untuk memperhatikan kemana arah api menjalar. Pastikan Teman Traveler dan rombongan sedang berada di jalur yang tepat.

Perhatikan juga arah asap yang berhembus karena angin akan semakin mempercepat kebakaran hutan yang menjalar. Memperhatikan arah asap yang terbawa angin, Teman Traveler akan mengetahui kemana arah kebakaran akan menyebar. Sehingga mudah untuk menghindari arah kebakaran.

Segera lapor petugas

felix_koutchinski_wecl8_kqwpg_unsplash_zFN.jpg
Ilustrasi segera Lapor ke Petugas via unplash

Setelah berhasil selamat dari kebakaran hutan saat mendaki, jangan pulang begitu saja. Segera lapor pada petugas yang sedang berjaga di pos pendakian bahwa Teman Traveler dan rombongan sudah turun dari jalur pendakian.

Ceritakan juga kejadian yang Teman Traveler dan rombongan alami. Informasi yang Teman Traveler berikan itu akan sangat berguna, terutama saat petugas pos pendakian belum mengetahui adanya kebakaran hutan.

Dengan menceritakan dan menginformasikan hal tersebut, Teman Traveler turut menyelamatkan nyawa pendaki lain yang mungkin masih terjebak dalam kebakaran sehingga bisa segera diberikan pertolongan.

john_towner_89pfnhkg8he_unsplash_h2d.jpg
Ilustrasi Kebakaran Hutan via unplash

Itulah sekilas ulasan mengenai beberapa tips untuk menyelamatkan diri dari kebakaran saat mendaki. Tak ada yang menginginkan sesuatu hal buruk terjadi dalam pendakian, tapi tak ada salahnya mempelajari tips tersebut karena tidak ada yang tahu hal apa yang akan dihadapi nantinya. Sebelum mendaki kembali saat wabah virus corona selesai, harapannya tips ini bisa berguna bagi Teman Traveler nantinya. Stay safe ya! Next

ramadan

Air Terjun Sipiso-Piso, Mutiara Tersembunyi Sumatera Utara

Cara menggunakan sendok dan garpu

Arti Peletakan Garpu dan Sendok di Piring, Yuk Belajar Table Manner