in ,

Warung Kopi Tung Tau di Bangka Belitung, Legendaris Sejak 1938

Inilah Kisah Kelegendarisan dari Warung Kopi Tung Tau yang Populer

via Instagram/juliandinata96
via Instagram/juliandinata96

Budaya minum kopi masyarakat Belitung memang begitu kental. Tak salah banyak lokasi ngopi di kawasan ini. Bahkan ada beberapa yang keberadaanya sebelum Indonesia merdeka. Salah satunya adalah Warung Kopi Tung Tau yang telah melegenda dan memiliki banyak pencinta. Tempat ngopi di Belitung ini bisa menjadi salah satu rekomendasi saat sedang ingin menyesapi nikmatnya secangkir minuman pahit ini. Yuk kita ulas lebih mendalam.

Baca juga : Instagrammable Hills of Jogja

Tempat Ngopi yang Sudah Ada Sejak 1938

Suasana di Tung Tau, via Instagram/bello_idSuasana di Tung Tau, via Instagram/bello_id
Suasana di Tung Tau, via Instagram/bello_id

Warung Kopi Tung Tau ini telah berdiri sejak 1938, dari nama sang penggagas yaitu Mr. Fung Tung Tau. Tempat ngopi satu ini memiliki interior jaman dulu. Sehingga para traveler yang datang seakan diajak nostalgia Belitung tempo dulu.

Pelanggan Warung Kopi Tung Tau ini juga datang dari beragam kalangan. Mulai dari warga setempat, traveler, pengusaha bahkan politisi. Semuanya berbaur dalam tempat yang sudah dikelola ola 3 generasi ini. Generasi pertama Mr. Fung Tau sendiri.

Kemudian pada tahun 1950 dilanjutkan oleh generasi kedua yakni Bapak Budjang Bunaan dan kemudian diteruskan istrinya yang bernama Ibu Maria Matali sekitar tahun 1980. Mulai tahun 2010, roda kepemimpinan tempat ngopi satu ini telah jatuh ke generasi ketiga yakni Tedy SE yang merupakan putra bungsu dari pasangan Budjang Bunawan dan Maria Matali.

Menu Andalannya Adalah Kopi O

Warkop Tung Tau, via Instagram/apriliaikapurwanti
Warkop Tung Tau, via Instagram/apriliaikapurwanti

Menu andalan di sini adalah Kopi O, kopi susu, dan juga roti panggang telur yang disukai banyak orang. Menu lainnya antara lain kopi tarik, teh tarik, roti panggang kacang wijen, gado-gado otak-otak, dan masih banyak lagi yang lainnya. Salah satu daya tarik di sini yang membuat para pengunjung kembali berdatangan adalah mempertahankan cita rasa tradisional. Maka dari itulah, desain dari tempat ngopi ini masih dipertahankan.

Membuka Beberapa Cabang yang Bisa Dituju

Menu andalan, via Instagram/juliandinata96
Menu andalan, via Instagram/juliandinata96

Awalnya, warung kopi ini hanya terdapat di Kota Sungailiat yang berlokasi di Jl. Mujahidin No. 87, Sungailiat. Dan seiring berjalannya waktu, tempat ngopi ini memiliki beberapa 5 cabang.

1. Cabang pertama berlokasi di Jl. Sudirman No. 74 lalu dipindah ke Jl. Toniwen
2. Jl. Deputi Hamzah Semabung
3. daerah Gabek
4. Jl. Soekarno-Hatta
5. di Bandara Depati Amir

Roti bakar yang diburu, via Instagram/verajj
Roti bakar yang diburu, via Instagram/verajj

Semua cabang tersebut buka selama 24 jam kecuali yang berada di Bandara Depati Amir. Buat para pecinta kopi, Warung Kopi Tung Tau ini jadi salah satu jujukan banyak orang. Oh iya, sebagai informasi, ada pula kopi kemasan yang jadi oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Tempat legendaris selalu memiliki magnet tersendiri untuk para traveler. Cita rasa otentik yang menyuguhkan kenikmatan memang susah untuk diabaikan. Jangan lupa berkunjung jika datang ke Belitung, ya. Next

ramadan
Sosok Inspiratif 2018 versi Travelingyuk

Curi Perhatian Publik, Inilah Deretan Sosok Inspiratif 2018 Versi Travelingyuk

Wahana Escape Game di Bali

Wahana Escape Game di Bali, Seru-seruan Sambil Uji Pintar dan Keberanian!