in ,

Warung Kopi Waris, Kopitiam Paling Legendaris di Tulungagung

Warung Kopi Waris yang Legendaris di Tulungagung

Warkop Waris
Warkop Waris

Jalan-jalan ke Tulungagung, tak hanya wisata alamnya saja yang bisa dijelajahi. Ada juga destinasi kuliner yang tak kalah rekomendednya. Ada satu tempat ngopi paling legedaris di Tulungagung. Namanya adalah Warung Kopi Waris.

Baca juga : Merasakan Serunya Dunia Terbalik di Upside Down World Jatim Park 3

Tempat nongkrong di Tulungagung ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Kecuali saat warung ini libur, baru akan sepi. Buat Teman Traveler pecinta kopi yang berniat jalan-jalan ke Tulungagung, Warkop Waris sayang sekali untuk dilewatkan.

Asal Usul Nama Warung Kopi Waris

Pelanggan datang bertubi-tubi, via Instagram/dr_perdana
Pelanggan datang bertubi-tubi, via Instagram/dr_perdana

Warung Kopi Waris ini awalnya hanya membuat kopi untuk dijual sendiri. Pendiri warung ini bernama Pak Waris yang mulai merintis usahanya warkop miliknya sejak tahun 1978. Penamaan warkop ini berasal dari sang pendirinya, Pak Waris.

Popularitas Kopi Bubuk Waris ini makin menanjak setetlah Pak Waris meninggal dan diteruskan oleh istrinya yang bernama Sutijah atau yang karib disapa dengan Mak Waris. Makin penasaran, kan?

Ada Dua Jenis Kopi yang Ditawarkan

Tempat legendaris tak pernah sepi pembeli, via Instagram/rio.wp
Tempat legendaris tak pernah sepi pembeli, via Instagram/rio.wp

Sebenarnya, di sini hanya menawarkan dua jenis kopi saja. Yakni kopi tubruk dengan gula dan kopi susu. Pembedanya hanya penggunaan gelasnya saja, gelas cangkir dan kaca. Oh iya Teman Traveler, kopi yang dijual di sini adalah Kopi Ijo yang memiliki rasa dan tekstur yang berbeda dengan jenis lainnya. Asal kopi ijo ini bukanlah lantaran pewarna, namun karena proses pembuatannya.

Ampas Kopi Biasa Jadi Cethe

Budaya Cethe, via Instagram/bea_mery
Budaya Cethe, via Instagram/bea_mery

Harga satu cangkir kopi di sini sangat murah, Rp1.500 saja. Uniknya, banyak para pengunjung yang datang menggunakan ampas kopi. Budaya ini disebut lethek menjadi cethe, yaitu menghias sebatang rokok menggunakan ampas kopi yang menghasilkan rasa yang lebih gurih.

Selain itu, kopi hijau di sini memang begitu membedakan dengan yang lainnya. Karenanya tak salah banyak sekali orang-orang datang.

Bisa Jadi Oleh-oleh untuk Keluarga

Oleh-oleh, via Instagram/kopi_ijo_cethe
Oleh-oleh, via Instagram/kopi_ijo_cethe

Tidak hanya bisa dinikmati di rumah saja, kopi ijo ini juga menjadi oleh-oleh untuk para wisatawan yang datang. Bahkan, bubuk kopi ini sudah dikirim ke luar negeri saking enaknya. Tempat ini menjual kopi dalam bentuk rentengan, kardus, tas, sampai dengan kiloan. Harganya dibandrol mulai dari Rp7.500 sampai dengan Rp70.000.

Alamat Warung Kopi Waris

Ikon kuliner Tulungagung, via Instagram/1915arts.koffie.huis
Ikon kuliner Tulungagung, via Instagram/1915arts.koffie.huis

Warung Kopi Mak Waris ini berlokasi di Bolorejo, Kecamatan Kauman. Lokasinya dari pusat kota Tulungagung kira-kira hanya menghabiskan waktu 15 menit saja. Di dalamnya, akan ada sekitar 25 meja besar. Dan memang tempat ini jadi salah satu yang begitu padat merayap pada malam hari. Tempatnya ngopi berbagai kalangan.

Tempat yang bisa kamu kunjungi jika ingin ngopi di Tulungagung. Buat kamu yang pernah mencobanya, yuk bagikan pengalamanmu di sini? Next

ramadan

Benang Stokel and Kelambu, Lovely Waterfalls in Praya

Empal Gentong Mang Darma

Empal Gentong Mang Darma di Cirebon, Sang Pelopor yang Sudah Ada Sejak 1948