in ,

Warung Rawon Jami’ah di Batu, Hadirkan Kelezatan Sejak Tahun 1950

Inilah Salah Satu Tempat Kuliner Legendaris di Batu, Warung Rawon Jami’ah

Warung rawon di Batu
Warung rawon di Batu

Batu merupakan salah satu kota dingin di Indonesia yang banyak menjadi jujukan wisata. Beragam destinasi wisata Batu yang bisa jadikan pilihan, misalnya saja Jatim Park, Museum Angkut, Coban Talun dan lain-lain. Tak hanya memuaskan para traveler saja, Batu juga menawarkan daya tarik tersendiri untuk para kelana rasa. Salah satu yang banyak dikunjungi adalah Warung Rawon Jami’ah. Yuk kita ulas lebih mendalam.

Baca juga : Jennifer Lawrence Bulan Madu ke Sumba, 4 Rekomendasi Wisata Untuk Honeymoon

Tempat Legendaris Sudah Ada Sejak 1950

Seporsi rawon di Warung Jamiáh, via Instagram/kulinerhunter.id
Seporsi rawon di Warung Jamiáh, via Instagram/kulinerhunter.id

Warung Rawon Jami’ah ini sudah menawarkan kelezatan rawon sejak tahun 1950. Dengan begitu, kurang lebih 68 tahun sudah menawarkan kuliner di Batu untuk para pelanggannya, baik dari dalam ataupun luar kota. Tempat makan di Batu ini dirintis oleh seorang wanita bernama Jami’ah.

Singkat cerita, awal pembukaan warung ini ditengarai Jami’ah ingin membantu kondisi ekonomi keluarganya. Dan karena keahliannya membuat rawon, jadilah ia membuka warung dengan menu andalan kuliner dengan kuah warna hitam tersebut.

Lauk yang komplit, via Instagram/dapurbekal
Lauk yang komplit, via Instagram/dapurbekal

Warung milik Jami’ah kondang dan banyak penikmatnya sejak awal buka. Sayangnya pada tahun 1960, tempat makan ini tutup. Barulah sepuluh tahun kemudian di 1970, buka kembali. Sejak lahir kembali itulah, tempat makan di Batu tersebut menjadi kondang dan dikunjungi oleh para pelangggan yang datangnya dari berbagai tempat. Saat ini Warung Rawon Jami’ah ini telah dilanjutkan oleh generasai ketiga yang bernama Silvia.

Rahasia Kenikmatan Warung Rawon Jami’ah

Pilihan menu lainnya, via Instagram/amazingindonesiafood
Pilihan menu lainnya, via Instagram/amazingindonesiafood

Salah satu hal yang membuat  ini begitu kondang dWarung Rawon Jami’ahan banyak penikmatnya adalah citarasa rawonnya yang tidak pernah berubah sejak pertama kali dibuka. Bahkan, meskipun vakum atau istirahat selama 10 tahun lamanya, rasa rawonnya tetap sama. Ciri khasnya adalah memiliki daging dengan tekstur yang empuk, kaya rasa, rempahnya begitu kerasa. Karena itulah, orang-orang selalu ingin kembali mencicipi.

Menu yang Ditawarkan di Warung Rawon Jami’ah

Menu andalan, via Instagram/zendyhardianto
Menu andalan, via Instagram/zendyhardianto

Pada awalnya, tempat makan di Batu ini hanya menawarkan rawon sebagai menu utamanya. Namun di tahun 1990-an, menunya ditambah. Ada soto daging, krengsengan, rendang, nasi campur, dan aneka minuman. Jadi buat para pengunjung yang tidak tertarik untuk mencicipi rawon, ada menu lainnya yang tak kalah enak.

Alamat Warung Rawon Jami’ah yang Strategis

Rawon legendaris, via Instagram/icalbagus
Rawon legendaris, via Instagram/icalbagus

Warung rawon ini memiliki lokasi yang strategis, di jantung kota Batu. Tepatnya di Jalan Panglima Sudirman No. 62, Kecamatan Batu, Kota Batu. Tempatnya tidak jauh dari Dino Park, Jatim Park 3. Jam bukanya mulai dari jam 06:00 hingga 15:30 WIB. Satu porsi rawon di sini dibanderol mulai dari Rp25.000 per 2018.

Batu memang menyuguhkan beragam tempat wisata yang menggiurkan untuk dikunjungi. Setelah selesai berjelajah, Warung Rawon Jami’ah ini bisa banget dipilih untuk meredakan lapar. Sudah siap jatuh hati dengan kelezatannya? Next

ramadan
Gunung Kembang

Gunung Kembang Wonosobo, Pesonanya Kian Populer di Kalangan Pendaki

via Instagram/ericekos

Nasi Uduk Kota Intan yang Legendaris di Jakarta, Porsi Berlimpah Bikin Kenyang Lama