in ,

Berkat Wishnutama! 4 Hal yang Mungkin Terjadi pada Menparekraf Periode Ini

Menparekraf Periode 2019-2024 Diharapkan Mampu Meningkatkan Pariwisata Indonesia

Wishnutama Menparekraf
FI

Wishnutama telah resmi menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) periode 2019-2024. Bidang pariwisata Indonesia digadang-gadang akan semakin berkembang di tangan founder NET Mediatama Televisi ini. Setidaknya 4 hal ini mungkin terjadi pada Menparekraf periode ini. Apa saja?

Baca juga : Mulai 2019 Gunung Ijen Ditutup Satu Hari Sekali Setiap Bulan, Catat Tanggalnya Biar Nggak Kecewa!

10 Bali Baru Semakin Berkembang

Labuan Bajo via Shutterstock

Salah satu tugas utama Wishnutama sebagai Menparekraf adalah mengembangkan 10 Bali Baru. Terdiri dari Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Candi Borobudur, Mandalika, Bromo Tengger Semeru, Wakatobi, Labuan Bajo, dan Morotai.

Destinasi wisata 10 Bali Baru diharapkan mampu meningkatkan kunjungan pelancong mancanegara. Salah satu faktor pertimbangan wisman berkunjung adalah kemudahan sarana transportasi.

Nah, seperti yang akan segera dilaksanakan yaitu membangun Bandara Komodo di Labuan Bajo menjadi lebih besar agar menjadi bertaraf internasional. Sehingga nantinya ada penerbangan dari luar negeri langsung ke Bandara Komodo untuk mempermudah wisman.

Semoga ke depannya bukan hanya di Labuan Bajo, namun juga adanya bandara internasional di destinasi 10 Bali Baru lainnya.

Bikin Indonesia Lebih Menarik di Mata Internasional

Wishnutama Menparekraf
Opening Ceremony Asian Games 2018 via Shutterstock

Sudah menjadi rahasia umum bahwa megahnya opening dan closing ceremony Asian Games 2018 adalah berkat Wishnutama yang kala itu menjabat sebagai CEO NET TV. Keragaman budaya Indonesia yang ditampilkan dalam event tersebut membuat banyak orang dari berbagai kalangan menjadi kagum.

Sehingga tidak salah apabila Wishnutama yang sekarang menjadi Menparekraf digadang-gadang mampu membuat event bertaraf internasional yang lebih menggelegar dan berkesan. Tentunya dengan dukungan kreativitas warga Indonesia.

Seperti dilansir dari kompas.com, bahkan saat sertijab beberapa waktu lalu, suami dari Gista Putri ini berencana membuat event tahunan khas Indonesia yang tak kalah menarik seperti Tomorrowland maupun Coachella. Sehingga dapat menarik wisatawan asing untuk datang kembali.

Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia Meningkat

Wishnutama Menparekraf
Kampung Naga, Kampung Baduy via shutterstock

Dikutip dari The Travel & Tourism Competitiveness Report 2019, Indeks Daya Saing Pariwisata Indonesia kategori Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) versi World Economic Forum pada tahun 2019 menjadi peringkat ke-40, sebelumnya pada tahun 2017 di posisi ke-42.

Diharapkan semasa jabatan Wishnutama sebagai Menparekraf posisinya semakin naik. Tentunya diiringi dengan meningkatkan indeksnya yaitu Enabling Environment dengan salah satu indikatornya adalah safety & security, T&T Policy and Enabling Conditions salah satu parameter environmental sustainability, Infrastructure dengan salah satu faktor air transport infrastructure, dan Natural and Cultural Resources salah satu indikatornya ialah natural resources.

Pariwisata Indonesia Sejalan dengan Misi UNWTO

Nasi Campur Bali via Shutterstock

Sektor pariwisata Indonesia begitu beragam, mulai dari budaya, alam, sport, sampai gastronomi. Semua hal tersebut berkesinambungan dengan program-program World Tourism Organization. Seperti Wine Tourism yang dapat ditemukan di Sababay Winery Bali, Gastronomy Tourism di Ubud, dan meningkatnya smart tourism di beberapa daerah di nusantara.

Dengan banyaknya program UNWTO yang dapat diterapkan juga oleh Indonesia, diharapkan Wishnutama yang mempunyai latar belakang dunia kreatif mampu mengundang wisatawan lebih banyak. Tentunya dengan mengedepankan teknologi digital yang memang sekarang sudah menjadi bagian dunia pariwisata.

Semoga masa depan pariwisata Indonesia semakin moncer dengan diwujudkannya setidaknya 4 hal di atas oleh Wishnutama sebagai Menparekraf. Teman Traveler setuju, bukan? Next

ramadan
Pasir Timbul Raja Ampat

Pasir Timbul Raja Ampat, Fenomena Langka Pantang Terlewat

Fat Bubble Bogor

Fat Bubble Bogor, Kafe Dessert Lucu Buat Nongkrong Rame-rame